TOPIK
Bapperida Sulbar
-
Dalam sambutannya, Junda menekankan pentingnya tertib administrasi dan akuntabilitas dalam proses serah terima jabatan
-
Darwis Damir menyampaikan bahwa Banggar DPRD dan TAPD Sumatera Barat, melihat potensi pajak dari sektor Air Permukaan telah diatur Pergub
-
Inovasi DATAKITA hadir sebagai jawaban atas tantangan besar dalam penanggulangan kemiskinan di Sulawesi Barat
-
Materi yang disampaikan mencakup kebijakan sektoral, mekanisme peminatan DAK, serta konsep integrasi program pengentasan kumuh
-
Menurutnya, pengelolaan Hub JIPP berperan strategis dalam memperkuat inovasi pelayanan publik di daerah.
-
Kepala Bapperida Junda Maulana Rapat ini sangat penting melengkapi data guna mendapatkan surat persetujuan Substansi dari Menteri ATR/BPN RI
-
Audiance ini membahas potensi kerja sama peningkatan layanan penerbangan dari dan ke Sulawesi Barat, agar memperluas aksesibilitas wilayah.
-
Darwis Damir menambahkan bahwa kegiatan harmonisasi tersebut merupakan tindak lanjut dari Rapat bersama dengan Kementerian PANRB Jumat pekan lalu.
-
Plh Kepala Bapperida, Darwis Damir, menjelaskan bahwa kegiatan intensif ini dilakukan setelah melaporkan hasil rapat kepada Kepala Bapperida
-
Junda Maulana menjelaskan bahwa upaya memperluas penerapan digitalisasi ini sejalan dengan Misi kelima
-
Perencana Ahli Muda, Angga Tirta Wijaya, hadir mewakili Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana, sebagai narasumber kunci.
-
Junda juga menekankan pentingnya aspek pelembagaan inovasi. Pelembagaan ini dilakukan dengan cara menjadikan inovasi pelayanan publik
-
Evaluasi ini dilakukan sejalan dengan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) oleh Komisi Informasi Pusat.
-
Sosialisasi membahas dua surat edaran penting menjadi pedoman utama pengadaan tahun depan.
-
Evaluasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilaksanakan Komisi Informasi Pusat.
-
Arjanto menjelaskan, pembangunan infrastruktur tidak boleh sekadar memperkuat fisik wilayah
-
Acara penting yang menjadi titik awal pemeriksaan ini turut diikuti oleh Badan Perencanaan Pembangunan
-
Langkah strategis ini diwujudkan melalui penerapan manajemen risiko yang ketat dalam seluruh siklus perencanaan.
-
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, dalam arahannya, menyoroti peran sentral dua jabatan kunci daerah.
-
Tujuannya adalah membangun sinergitas dan sinkronisasi kegiatan Bapperida Sulbar untuk tahun 2025.
-
Menurutnya, langkah ini berbeda dari audit reguler yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
-
Menurut Junda, APBD 2025 perlu dikendalikan secara ketat melalui pembatasan kegiatan, terutama yang bersumber dari PAD.
-
Forum ini diikuti oleh berbagai kementerian/lembaga bersama Bappeda dan Dinas Sosial seluruh provinsi di Indonesia.
-
Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana, menegaskan, penguatan kapasitas perencana menjadi kunci mencapai sasaran visi dan misi pembangunan daerah.
-
Menurut Darwis, penyesuaian terhadap APBD Tahun 2025 merupakan langkah strategis di awal masa kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka.
-
Kegiatan Bimtek ini diikuti oleh operator dari berbagai perangkat daerah yang bertanggung jawab
-
Komitmen ini ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam Forum Konsultasi Publik (FKP)
-
Fokus utama pertemuan ini adalah persiapan asistensi dan verifikasi Rencana Strategis Perangkat Daerah (Renstra-PD) 2025–2029.
-
Program REDD+ Sulbar ini ditargetkan berlangsung selama 36 bulan, sejak September 2024 hingga Agustus 2027.
-
Forum ini menghadirkan jajaran strategis dari Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Dalam Negeri, dan Badan Pangan Nasional.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved