Kamis, 23 April 2026

Demo Mahasiswa

2 Massa Aksi Diamankan Polisi Buntut Ricuh Saat Demo di Mapolresta Mamuju

Penangkapan dilakukan setelah unjuk rasa tersebut berubah menjadi bentrokan fisik antara massa dan aparat keamanan.

Tayang:
Penulis: Suandi | Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto 2 Massa Aksi Diamankan Polisi Buntut Ricuh Saat Demo di Mapolresta Mamuju
Tribun-Sulbar.com/Suandi
Aksi Kekerasan - Polisi mengamankan dua massa aksi unjuk rasa di depan Polresta Mamuju pada Senin (12/6/2026). Keduanya diduga terliibat atas aksi kekerasan yang terjadi di depan Polresta 

Ringkasan Berita:Dampak Kerusakan & Korban
Korban Polisi: 11 personel luka-luka. 2 orang dilarikan ke RS Bhayangkara (luka kepala dan ulu hati), termasuk seorang anggota Polantas yang dikeroyok saat mengatur arus lalu lintas.
 
Penangkapan: 2 demonstran ditangkap dan sedang diperiksa intensif terkait dugaan pelemparan batu.
 
Penyitaan Barang Bukti: * 7 unit sepeda motor milik massa yang ditinggalkan di lokasi.
 
1 karung batu yang diduga diambil dari material proyek bangunan sekitar.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Sebanyak dua massa aksi buntut kericuhan yang terjadi saat aksi unjuk rasa di depan kantor Polresta Mamuju, Jl KS Tubun, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Senin (12/1/2026).

Kedua orang ini diduga terlibat dalam aksi kekerasan.

Keduanya kini sedang menjalani pemeriksaan intensif tim penyidik terkait dugaan keterlibatan dalam aksi kekerasan.

Baca juga: 250 Polisi Diterjunkan Amankan Aksi Unras Depan Polresta Mamuju

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa di Depan Polresta Mamuju Berakhir Ricuh

Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir mengatakan keduanya sedang didalami perannya dalam aksi pelemparan batu ke arah petugas.

Penangkapan dilakukan setelah unjuk rasa tersebut berubah menjadi bentrokan fisik antara massa dan aparat keamanan.

Kericuhan dipicu tindakan massa yang membakar ban bekas dan memicu aksi saling dorong dengan petugas.

Situasi semakin tidak terkendali saat massa mulai melemparkan batu kerikil hingga batu bata ke arah barisan polisi.

Semprot Air - Polisi menyemprotkan water canon ke arah demonstran yang sedang menggelar aksi unjuk rasa di depan Polresta Mamuju pada Senin (12/6/2026).
Semprot Air - Polisi menyemprotkan water canon ke arah demonstran yang sedang menggelar aksi unjuk rasa di depan Polresta Mamuju pada Senin (12/6/2026). (Tribun-Sulbar.com/Suandi)

Selain mengamankan dua demonstran, polisi juga menyita sejumlah kendaraan roda dua di lokasi kejadian.

Setidaknya tujuh unit sepeda motor milik massa aksi diangkut petugas karena ditinggalkan pemiliknya saat pembubaran paksa.

Polisi juga mengumpulkan barang bukti berupa satu karung batu yang ditemukan berserakan di depan Mapolresta.

Batu-batu yang digunakan untuk menyerang petugas tersebut diduga diambil dari material proyek bangunan di dekat lokasi.

Akibat lemparan batu dan pengeroyokan tersebut, sebanyak 11 personel kepolisian dilaporkan mengalami luka-luka.

Dua anggota polisi bahkan harus menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara akibat luka di kepala dan ulu hati.

Salah satu korban luka adalah anggota lalu lintas yang sempat dikeroyok saat sedang mengatur arus kendaraan.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved