TOPIK
Banjir Mamuju
-
Seorang pengendara, Andi Saad mengeluh sebab jalan menuju tempatnya bekerja itu kerap tergenang.
-
Banjir merendam di dua desa yakni Desa Kakulasan dan Desa Leling hingga membuat warga mengunsi di ketinggian.
-
Kata dia, sedikitanya ada 80 kepala keluarga yang di Desa Kakulasan yang saat meninggalkan rumah mereka karena sudah terendam.
-
Tinggi air banjir pagi hari tadi diperkirakan mencapai satu meter lebih, atau setinggi dada orang dewasa.
-
Ada empat kelurahan terdampak banjir dan satu Desa di Kecamatan Tapalang, Mamuju, Sulbar.
-
Terdapat 27 kepala keluarga (KK) yang bermukim di sepanjang pinggir sungai Karema tersebut.
-
Dia menambahkan, jalur tersebut saat ini tidak dapat dilalui kendaraan roda empat, karena masih menutupi jalan.
-
kondisi Lingkungan Sese saat ini belum dapat dilalui kendaraan roda empat karena terjadi likuefaksi yang mengakibatkan longsor menutupi jalan.
-
Banjir sebelumnya mencapai lutut orang dewasa, kini perlahan surut hingga sebatas mata kaki.
-
Selain curah hujan yang meningkat, masyarakat juga harus waspada karena ular bisa bebas berkeliaran.
-
Kanit Satlantas Polresta Mamuju Ipda Jufri mengatakan puluh personel gabungan Polresta turun mengatur lalu lintas imbas banjir.
-
Kini air sudah mencapai lutut orang dewasa, kendaraan roda dua dan roda empat tak dapat melintas.
-
Banjir salah satunya terlihat di simbuang Jl Jendral Sudirman, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar.
-
Hujan lebat yang berlangsung sejak pukul 02.30 WITA membuat banjir dan tanah longsor.
-
Terlihat dari video amatir yang beredar di akun @infoMamuju, debit air sudah sampai setinggi betis orang dewasa.
-
Sementara untuk di Desa Pammulukang, selain dikepung banjir, juga terdapat longsor akibat derasnya hujan.
-
Selain sawah, tambak ikan warga Desa Bonda sekitar 60 hektare juga ikut terendam banjir membuat pemiliknya gagal panen.
-
Penanganan banjir berbasis ekosistem, merupakan salah satu solusi yang disampaikan oleh tim kerja COT Unhas Makassar ke Bupati Sutinah.
-
Rencana awal Unhas dan Pemkab Mamuju adalah sinergi antara pembangunan tata ruang kota Mamuju.
-
Ia mengungsi sejak Minggu (12/6/2022) usai rumahnya terendam banjir, dengan ketinggian dada orang dewasa.
-
Sulitnya mendapatkan air bersih menjadi kendala bagi para warga untuk bersihkan rumahnya.
-
Pantauan Tribun-Sulbar.com, sedikitnya ada tiga tenda darurat yang mereka dirikan untuk sementara.
-
Terminal penumpang yang melayani tiga rute itu, tetap menjadwalkan keberangkatan bus pada malam ini.
-
Mereka mengungsi setelah rumahnya kebanjiran pada Minggu (12/6/2022) kemarin malam.
-
Gedung sekolah menjadi sasaran utama para petugas untuk membersihkan endapan lumpur usai banjir Mamuju.
-
Sebelumnya Risna bersama keluarganya mengungsi di terminal Simbuang Mamuju, Jl Martadinata, Kelurahan Simboro.
-
Dia menyimpan cerita pilu saat sungai Karema meluap akibat meningkatkna volume akibat hujan deras, hingga air sungai naik dan masuk ke \rumah Warga
-
Dikatakan, selain pipa putus, beberapa pipa air juga hilang, karena hanyut terseret arus pada saat banjir kemarin.
-
"Mau dibersihkan tapi air PDAM tidak mengalir jadi nda bisa dibersihkan, nda bisaki memasak," ujar Hanalia saat ditemui di lokasi.
-
"Pengungsi di terminal Simbuang 99 Kepala Keluarga dari 372 jiwa, Masjid Pertamina Simbuang 22 KK 101 jiwa," kata Kepala BPBD Mamuju, Taslim.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved