Banjir Mamuju

Cerita Rahma, Sudah 4 Kali Mengungsi Sejak Tinggal di Mamuju: Kalau Bukan Gempa, Banjir Lagi

Ia mengungsi sejak Minggu (12/6/2022) usai rumahnya terendam banjir, dengan ketinggian dada orang dewasa.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Fahrun Ramli
Warga Simbuang satu, Rahma, saat ditemui di terminal Simbuang, sudah mengungsi empat kali sejak tinggal di Mamuju, karena gempa bumi dan banjir, Selasa (14/6/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Warga Simbuang satu, Kelurahan Simboro, Kabupaten Mamuju, menyimpan cerita pilu saat sungai Karema meluap.

Seperti salah satu warga, Rahma (48) yang harus kembali mengungsi di terminal Simbuang.

Ia mengungsi sejak Minggu (12/6/2022) usai rumahnya terendam banjir, dengan ketinggian dada orang dewasa.

Sebelumnya sempat pula mengungsi saat gempa magnitudo 5,8 SR yang terjadi pada Selasa (8/6/2022) lalu.

Ia merupakan warga asli Kabupaten Polman yang sudah puluhan tahun tinggal di Mamuju.

Ikut suami yang bekerja sebagai tukang bangunan, dan menetap di ibu kota Sulbar ini.

Sejak ia menetap, tercatat diingatanya, sudah empat kali harus mengungis karena bencana.

Di 2018 silam, tepatnya bulan Maret, saat itu banjir mengepung, aliran sungai Karema meluap.

Lalu ia juga mengungsi saat gempa 15 Januari 2021, gempa berkekuatan magnitudo 6,2 SR itu merusak rumahnya.

"Waktu gempa itu saya mengungsi satu bulan lebih, hingga rumah kembali dapat dihuni," terang Rahma saat ditemui di terminal bus.

Ibu tiga anak itu mengaku sudah biasa mengungsi, kerena banjir sering melanda saat hujan deras.

Gempa yang terjadi baru-baru ini, membuat ia harus kembali mengungsi selama empat hari.

Minggu (12/6/2022) pagi, ia kembali kerumahnya setelah kondisi kembali membaik.

Namun sorenya dihari yang sama, sungai Karema kembali meluap, merendam puluhan rumah.

Rahma pun harus meninggalkan rumahnya dan kembali ke terminal Simbuang, Jl Martadinata itu.

Setelah itu, ia pun berniat untuk pindah rumah, hendak mendirikan rumah panggung di Lingkungan Pabombong.

Sebab tinggal di bantaran Sungai Karema, Simbuang satu, sangat beresiko akan bencana banjir.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved