Banjir Mamuju

Tanggul Sungai Barakkang Jebol, Ratusan Warga Tommo Mamuju Mengungsi

Kata dia, sedikitanya ada 80 kepala keluarga yang di Desa Kakulasan yang saat meninggalkan rumah mereka karena sudah terendam.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Nurhadi Hasbi
(Johan)
Warga Tommo saat dievakuasi menggunakan perahu katinting (Johan) 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU - Warga Desa Kakulasan dan Desa Leling Barat, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), berjibaku melawan banjir, Jumat (28/10/2022).

Pasalnya, hujan deras mengguyur wilayah Tommo membuat air sungai meluap hingga tanggul Sungai Barakkang jebol.

Tanggul yang jebol tersebut membuat air masuk ke pemukiman warga di dua desa tersebut.

Ketinggian air mencapai dua meter lebih hingga membuat ratusan warga mengunsi.

"Dua tanggul jebol akhirnya air masuk ke pemukiman, dan warga terpaksa dievakuasi menggunakan perahu katinting ke tempat yang aman," ungkap warga Johan saat dihubungi Tribun-Sulbar.com, Jumat.

Johan menuturkan, hingga saat ini warga masih merasa khawatir karena kondisi cuaca masih hujan di wilayah Tommo.

"Meski airnya tenang tapi ketinggian air dua meter, kita khawatir jangan sampai air semakin meluap dari hulu sungai," ujarnya.

Kata dia, sedikitanya ada 80 kepala keluarga yang di Desa Kakulasan yang saat meninggalkan rumah mereka karena sudah terendam.

"Kalau untuk di Desa Leling kami belum tahu yang jelas disana warga juga mengungsi," bebernya.

Sementara, pemerintah desa maupun kecamatan belum melakukan langkah-langkah penanganan banjir.

"Kita berharap pemerintah desa dan kecamatan bisa perhatikan warga, sebab warga saat ini kelaparan butuh bantuan," tandasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved