TOPIK
Berita Pasangkayu
-
Pantauan Tribun-Sulbar.com di lokasi, posisi truk tampak miring ke kanan dan memenuhi badan jalan.
-
Teguran itu menanggapi keluhan masyarakat yang merasa terganggu dan terancam keselamatannya.
-
Selama enam tahun, warga terpaksa melintasi jembatan darurat dari batang kelapa yang disusun secara swadaya.
-
Kejadian bermula sekitar pukul 02.00 WITA, saat pemilik kolam ikan bernama Ahmad (56) mendapati kolam ikannya diduga dimasuki secara diam-diam
-
Akibat kejadian tersebut, akses jalan penghubung antara Desa Pakava dan Desa Gunung Sari terputus total.
-
Kepala Dinas Kesehatan Pasangkayu, Rukman, mengatakan, untuk percepatan penemuan kasus TBC, pihaknya melakukan berbagai upaya.
-
Dari hasil pemeriksaan, kata Anton, mayoritas pengecer tidak mendapatkan gas langsung dari pangkalan resmi, melainkan dari pengecer lain.
-
Ia memberikan edukasi agar tidak membeli buah sawit dari lokasi sengketa atau yang tidak jelas asal-usul dan kepemilikannya.
-
Program bantuan tersebut disebut menyasar siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), termasuk anak-anak sempat putus sekolah.
-
Petugas segera menyisir area tempat ular terlihat dan berhasil mengevakuasi hewan melata tersebut dalam waktu singkat.
-
Setelah pintu dibuka, perempuan tersebut masuk ke dalam kamar kos dan tidur di dalamnya. sehingga menggangu penghuni kos
-
Pantauan Tribun-Sulbar.com di lokasi, Senin (30/6/2025), kios tersebut terlihat hangus terbakar hingga 80 persen.
-
Pelapor, Sudi sebagai salah satu pihak yang bersengketa, menyatakan kesanggupannya untuk memperbaiki jalan
-
Rahmat menjajakan balon milik orang lain dengan harapan bisa mengumpulkan sedikit uang untuk keluarganya.
-
Dari total 63 desa/kelurahan yang terdata, jumlah anak stunting tercatat sebanyak 2.206 orang dari total 10.688 anak yang berhasil diukur.
-
Tidak hanya itu, daun-daun kering dan ranting juga ikut bercampur dengan sampah plastik, membuat area tersebut terlihat kumuh dan tak terawat.
-
Dinas Kesehatan (Dinkes) Pasangkayu baru saja menerima surat edaran terkait langkah antisipasi terhadap potensi kemunculan kembali Covid-19.
-
Kehadiran Bupati Pasangkayu bersama para kepala daerah lainnya menjadi simbol kuat solidaritas dan kerja sama lintas wilayah untuk mendorong pembangun
-
Acara ini berlangsung di Aula Hotel Multazam, Jalan Moh. Hatta, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Selasa (24/6/2025).
-
Kondisi ini dikeluhkan pengendara karena menimbulkan debu tebal saat panas, serta licin saat hujan.
-
Pemasangan papan peringatan ini disambut positif oleh warga. Mereka berharap langkah tersebut dapat mengurangi potensi kecelakaan.
-
Beberapa tanaman produktif milik warga, seperti pohon kelapa dan sawit terlihat mulai tumbang seiring tanah yang terus longsor ke sungai.
-
Di dalamnya, tak lebih dari 10 orang anak duduk di bangku kayu seadanya, menyimak pelajaran yang diajarkan oleh para pemuda relawan.
-
Sebelumnya diberitakan, rumah milik seorang warga bernama Irmawati di Dusun Duriabiro, Desa Polewali, terancam ambruk akibat longsor.
-
Ia menambahkan, acara seperti ini rutin digelar setiap tahun sebagai bagian dari perpisahan dan perayaan kelulusan anak-anak TK.
-
Mereka meminta perusahaan segera memulihkan kondisi sungai yang tercemar limbah, mulai dari hulu hingga hilir.
-
Asnawi menilai peristiwa ini bukan sekedar persoalan lingkungan biasa, melainkan bentuk kejahatan ekologi yang terstruktur dan sistematis.
-
Ia mengaku terpancing emosi karena asisten yang bersangkutan diduga kerap mengganggu istrinya melalui aplikasi percakapan WhatsApp.
-
Ia merinci, kasus pertama terjadi pada 1 Januari, saat satu unit rumah di Kelurahan Pasangkayu terbakar akibat kebocoran gas kompor.
-
Ia menyayangkan pekerjaan perbaikan jalan yang dilakukan tanpa memperhatikan keselamatan pengguna jalan.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved