Demo DPRD Sulbar
Massa Kibarkan Bendera One Piece Saat Demo di Depan Gedung DPRD Sulbar
massa juga menuntut pembebasan tahanan aksi, pencopotan Kapolri, serta meminta Presiden Prabowo Subianto
Penulis: Suandi | Editor: Ilham Mulyawan
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Aksi unjuk rasa ribuan massa yang terdiri dari aliansi mahasiswa, komunitas ojek online (ojol), dan masyarakat sipil di depan Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Minggu (31/8/2025), berlangsung tak biasa.
Di tengah lautan manusia dan bendera merah putih, sebuah bendera One Piece ikut berkibar, menarik perhatian peserta aksi maupun warga yang melintas.
Ketua DPD GMNI Sulbar, Sugiarto Alberth, menyebut simbol itu bukan sekadar hiasan.
Baca juga: Warga Terdampak Proyek Bendungan Budong-budong Akan Pasang Blokade Jika Ganti Rugi Tidak Tuntas
Baca juga: Polisi Tembakkan Gas Air Mata Massa Kocar-kacir Saat Aksi Lempar Batu Warnai Unras di DPRD Sulbar
Ia menegaskan, aksi ini lahir dari akumulasi kekecewaan rakyat terhadap DPR dan pemerintah.
“Bendera One Piece adalah simbol perlawanan. Seperti bajak laut dalam cerita itu, rakyat kini merasa ditindas dan harus melawan,” ujar Sugiarto.
Dalam orasinya, Sugiarto membacakan sejumlah tuntutan massa.
Mulai dari reformasi DPR, penolakan kenaikan pajak, pengusutan kasus dugaan pelindasan driver ojol oleh oknum Brimob, hingga desakan agar pemerintah segera mengesahkan UU Perampasan Aset.
Selain itu, massa juga menuntut pembebasan tahanan aksi, pencopotan Kapolri, serta meminta Presiden Prabowo Subianto bertanggung jawab atas kondisi ekonomi yang dianggap semakin memburuk.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.