Demo DPRD Sulbar
Polisi Tembakkan Gas Air Mata Massa Kocar-kacir Saat Aksi Lempar Batu Warnai Unras di DPRD Sulbar
Massa yang terdiri dari aliansi mahasiswa, komunitas ojek online (ojol), dan masyarakat sipil tiba di lokasi sekitar pukul 16.15 WITA.
Penulis: Suandi | Editor: Ilham Mulyawan
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Kericuhan mewarnai aksi unjuk rasa massa di Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Minggu (31/8/2025) sore.
Massa yang terdiri dari aliansi mahasiswa, komunitas ojek online (ojol), dan masyarakat sipil tiba di lokasi sekitar pukul 16.15 WITA.
Sebelum bergerak ke kantor DPRD Sulbar, mereka lebih dulu menggelar aksi di Gedung DPRD Kabupaten Mamuju.
Sesampainya di depan kantor DPRD Sulbar, massa berusaha masuk ke halaman gedung.
Baca juga: BREAKING NEWS: Aksi Unras di DPRD Mamuju Sempat Diwarnai Aksi Saling Dorong Massa dengan Aparat
Baca juga: Massa Menuju Gedung DPRD Mamuju, Ban Dibakar di Simpang Empat Ahmad Kirang
Namun, upaya itu gagal karena dihadang barisan petugas keamanan yang berjaga di pintu gerbang.
Ketegangan meningkat ketika sejumlah demonstran mulai melempar botol minuman ke arah aparat.
Tak lama kemudian, lemparan batu ikut menyusul.
Polwan dan Satpol PP yang berada di barisan depan mundur untuk menghindari lemparan.
Melihat situasi yang memanas, aparat kepolisian dengan tameng maju ke depan.
Di waktu bersamaan, gas air mata ditembakkan.
Asap membuat massa kocar-kacir.
Banyak di antara mereka mengoleskan pasta gigi di bawah mata untuk meredakan pedih akibat gas.
Saat ini, situasi berangsur kondusif.
Meski begitu, massa aksi belum berhasil menembus barisan pengamanan untuk masuk ke dalam halaman DPRD Sulbar.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.