Opini Tribun Sulbar
Memahami Peran Mendalam Seorang Istri Agar Terwujud Keluarga Sejahtera
Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) mengingatkan seluruh masyarakat Indonesia akan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan untuk membangu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Hamsina-Halik-Pegiat-Literasi-Revowriter-Penulis-Buku-Antologi-Bunda-Ajari-Aku-Menuju-Mukallaf.jpg)
Lantas, ketika mereka dipaksa keluar rumah untuk bekerja, akan membuat posisi mereka secara terpaksa juga sebagai tukang punggung.
Alhasil, peran utamanya akan terganggu, tanggung jawabnya sebagai pendidik anak-anaknya dalam menanamkan akidah dan akhlak akan berkurang porsinya dan tidak maksimal dalam menjalankan perannya.
Padahal, bekerja bagi seorang perempuan adalah mubah.
Selain itu, meningkatnya angka perceraian yang kemudian memberikan dampak buruk kepada anak-anak.
Laporan Statistik Indonesia tahun 2023 semakin mempertegas fenomena ini, dengan 463.654 kasus perceraian tercatat sepanjang tahun. Dan yang sangat disayangkan adalah bahwa 76 persen dari kasus perceraian tersebut merupakan cerai gugat, pihak istri yang memilih mengakhiri ikatan pernikahan.
Berbagai faktor yang memic perceraian seperti ketidakcocokan, himpitan ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga, hingga perselingkuhan.
Banyak keluarga yang hidup di bawah garis kemiskinan, anak-anak mereka stunting. Karena orang tua tidak mampu memberi gizi terbaik untuk anaknya.
Suami istri juga tidak memahami hak dan kewajiban mereka dalam keluarga.
Karena mereka sibuk mencari uang demi bertahan hidup.
Keluarga tidak terutus, anak terbengkalai, saling menyalahkan satu sama lain, timbul konflik yang berujung pada perceraian.
Pada akhirnya anak-anak yang menjadi korban, hilang arah hingga mereka terjerumus pada kenakalan anak-anak yang kian meluas.
Juga remaja putri, yang dimana nantinya mereka akan menjadi calon ibu, jika mereka tidak paham bagaimana menjadi istri dan ibu sebagai bagian visi keimanan dan ketakwaan, maka mereka akan dihadapkan pada berbagai kesulitan.
Yang akan berdampak pada rendahnya mental health pada dirinya. Hingga saat ini, tidak sedikit kasus ibu muda yang menganiaya, melecehkan, bahkan tega menghilangkan nyawa anaknya sendiri.
Bangunan Keluarga Ideal
Berbagai masalah yang menimpa keluarga saat ini, menunjukkan bahwa keluarga tidak mampu menjalankan fungsinya untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas.