Opini
Meneguhkan Ketaatan Komprehensif Pasca Ramadan
Ganjaran pahala yang dijanjikan berlipat ganda di bulan suci ramadhan tidak lama lagi akan kembali ke hari biasa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/RAMADAN-2025-Gambar-hasil-olahan-Ai-menunjukkan-ilustrasi-Ramadan-2025-1.jpg)
Sitti Hadijah, S.Pd., M.Ak
Dosen Fakultas Ekonomi Unsulbar
TRIBUN-SULBAR.COM - Atmosfir ramadhan masih setia menemani ummat manusia di seluruh dunia.
Walaupun kita sudah merasakan kesedihan yang mendalam karena kita sudah berada diakhir ramadhan 1447 Hijriyah.
Ganjaran pahala yang dijanjikan berlipat ganda di bulan suci ramadhan tidak lama lagi akan kembali ke hari biasa, ibadah panjang dari fajar hingga malam hari terasa nikmat dalam menjalankannya.
Baca juga: Kondisi Ayah dan anak Usai Disiram Air Mendidih Saat Tertidur Lelap, Pelaku IRT Diduga Gangguan Jiwa
Baca juga: Program Listrik Gratis di Sulbar Ikut Terdampak Efisiensi Anggaran, Tahun Ini hanya 37 Sambungan
Keriangan anak-anak menikmati udara ramadhan akan segera menghilang, lampion-lampion yang menghiasi setiap rumah menjadi daya tarik tersendiri, begitu juga dengan aktivitas masjid mengalami peningkatan, sehingga masyarakat ikut terlarut dalam nuansa ramadhan
yang penuh dengan kebahagiaan dan ketaatan.
Semangat kaum muslimin untuk melakukan tadarrus al-qur’an dan memberikan target untuk bisa menghatamkan sampai berkali-kali, juga menjadi suatu tanda tanya kenapa sangat mudah dan nikmat di jalankan di bulan suci ramadhan?
Pada saat berpindah ke hari biasa sudah sangat sulit untuk dilakukan.
Inilah kekuatan yang dibawah oleh ramadhan kareem yang kedatangannya selalu di tunggu dan kepergiannya selalu memberikan ruang tersendiri yang membuat air mata tak terbendung untuk mengalir.
Islam Kaffah
“ Islam Kaffah merujuk kepada penjelasan tentang konsep Islam secara menyeluruh, yang berarti pemahaman bahwa Islam mencakup semua dimensi kehidupan manusia, termasuk dalam aspek spritual, sosial, politik, ekonomi, dan budaya. Istilah “kaffah” berasal dari bahasa Arab (كَافَّةً) yang mempunyai makna “ menyeluruh atau “sempurna.
Istilah ini kerap kali di kaitkan dengan ayat Al-Qur’an yang berikut: “Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara menyeluruh (kaffah), dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu.” (QS: Al Baqarah 208)
Kaffah berarti memasuki agama Islam secara menyeluruh.
Setelah bulan ramadan, komitmen kita akan diuji: Apakah kita hanya patuh ketika berpuasa, tetapi mengabaikan aspek kejujuran dalam bisnis, menjalankan aktivitas riba dalam kegiatan ekonomi, etika dengan tetangga, atau tanggung jawab di tempat kerja?
Memperkuat ketaatan secara menyeluruh berarti menghayati semangat & merasakan pengawasan Allah (muraqabah) di luar masjid.
Selama bulan ramadhan, kita dapat belajar untuk bersabar dalam menghadapi rasa lapar dan menjaga perkataan.
Ketaatan yang konsisten setelah Ramadhan menunjukkan bahwa disiplin tidak hanya berlaku sementara. Jika kita mampu mengikuti waktu berbuka dengan baik, mestinya kita juga dapat mematuhi ketentuan halal dan haram dalam mencari rezeki serta dalam hubungan sosial. Islam kaffah menuntut manusia untuk menjalankan kehidupannya senantiasa menerapkann syariat Islam secara menyeluruh.
Mulai kehidupan pribadi maupun dalam kehidupan masyarakat, baik di bulan suci ramadhan maupun diluar dari bulan suci ramadhan.
Olehnya itu kita dituntut untuk meneguhkan ketaatan secara komprehensif pasca ramadhan, sehingga akan menjadi sebuah amalan terbaik sampai ketemu Ramadhan selanjutnya. Wallahu A’lam Bissawab. (*)
| Infodemik Dukono Ketika Konten Viral Mengalahkan Peringatan Bencana |
|
|---|
| Penguatan Dolar Amerika Serikat dan Tantangan Ketahanan Ekonomi Sulawesi Barat |
|
|---|
| Pendidikan Buka Pasar |
|
|---|
| Menanti Pembuktian "Assa" untuk Petani Polman |
|
|---|
| Kado Ulang Tahun Duta Sheila On 7: Single Baru atau Keteladanan yang Tak Pernah Usang? |
|
|---|