TOPIK
Virus Jembrana
-
Petugas menemukan adanya kesamaan ciri-ciri dan gejala pada sapi yang mati dan sakit, indikasi terpapar virus Jembrana.
-
Penutupan lalu lintas hewan ternak tersebut justru berimbas pada ekonomi di sektor peternakan sapi dan kambing.
-
Jumlah kasus kematian sapi tersebut tersebar di lima kabupaten di Sulbar kecuali Kabupaten Mamasa.
-
Virus Jembrana merupakan penyakit hewan yang patut diwaspadai sehingga wajib untuk dilakukan pembatasan lalu lintas hewan.
-
Hal tersebut disampaikan Nurwati saat ditemui dikantornya, Jl. Tammauni Pue Ballung, Benteng, Tobadak, Rabu (1/3/2023).
-
Kepala Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Mamuju Tengah, Nurwati mengatakan sejak Februari 2023 ini sudah ada 12 sapi yang mati.
-
Dinas Peternakan Mamuju Tengah menghimbau warga untuk mengandangkan ternaknya untuk menghindari penyebaran lebih luas.
-
Penyakit jembrana tidak bersifat zoonosis atau tidak menular kepada manusia.
-
Nursalam mengatakan, kebanyakan konsumen khawatir virus jembrana berdampak ke manusia jika salah membeli daging sapi.
-
Kematian hewan ternak sapi tersebut, diagnosa suspect virus Jembrana yang saat ini merebak.
-
Lockdown dengan menutup akses keluar masuk sapi di empat kabupaten ini sebagai upaya menekan angka kematian sapi imbas virus jembrana.
-
Dari tujuh sampel darah sapi dikirim ke Balai Besar Veteriner Maros, hanya empat ekor sapi terpapar virus jembarana.
-
Selain mati, ada 235 ekor sapi dinyatakan sakit diduga terjangkit virus tersebut.
-
dalam satu bulan terkahir sebanyak 20 ekor sapi milik peternak mati secara mendadak.
-
Petugas Peternakan Polman siap siaga selama 24 jam di lokasi check poin Desa Rea Timur, Kecamatan Binuang.
-
Penyakit Jembrana adalah penyakit hewan menular pada sapi yang disebabkan oleh virus Jembrana.
-
Langkah itu untuk memutus penyebaran virus Jembrana yang menyerang puluhan ekor sapi di Kecamatan Tikke Pasangkayu.
-
Tim akan melaksanakan penyemprotan disinfektan terhadap ternak dan lokasi peternakan.
-
Dia tak yakin soal virus itu, karena pemerintah juga tak ada gerakan melakukan penanganan serius.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved