TOPIK
Ricuh Eksekusi Rumah
-
kejadian ini menjadi pembelajaran buat kita semua, pertama dalam penegakkan hukum memang aparat harus tegas
-
Menurut Awaluddin, kakaknya bahkan harus menjalani operasi kepala pada Jumat (4/7/2025) akibat luka parah yang diderita.
-
Bantuan yang diberikan oleh wakil Gubernur dikirim langsung ke keluarga korban bernama Awaludin melalui Via transfer sebanyak Rp10 juta.
-
Jamaluddin diduga juga mendapat kekerasan dari pihak kepolisian, sehingga harus menjalani perawatan intensif di RSUD Hajja Adin Depu Polman
-
Awaluddin menyebut korban sempat di bawa ke Mapolres Polman, saat sore hari, dia dibawa ke rumah sakit lantaran lukanya semakin parah
-
Ketapel itu terbuat dari batang bambu besar dan potongan ban dalam bekas sebagai tali pelontar.
-
Ada pula sepeda motor milik massa yang ikut anarkis namun melarikan diri dan meninggalkan sepeda motornya.
-
Menurutnya, persoalan tanah seperti ini sudah sering terjadi, namun baru kali ini ia menyaksikan langsung konflik yang berujung bentrokan
-
Dalam rentang waktu itu, pihak termohon sempat melakukan perlawanan dengan upaya hukum sampai tiga kali tapi putusan tetap sama saja
-
Tak ada aktivitas warga di lahan atau objek sengketa telah dieksekusi ini, terdapat perabotan rumah berserakan di sekitar lokasi yang tekah dieksekusi
-
Massa mulai melakukan perlawanan dengan melempar batu dan bom molotov ke arah aparat keamanan. hingga 10 polisi luka-luka
-
Sembilan orang petugas kepolisian terluka, terkena lemparan batu dan bom molotov, warga juga banyak yang terluka saat diamankan
-
Puluhan warga yang diamankan polisi ini menderita luka-luka pada bagian tubuh usai diamankan petugas
-
Kericuhan terjadi setelah pihak tergugat menyampaikan penolakan atas pembacaan putusan eksekusi dari Pengadilan Negeri (PN) Polewali.