TOPIK
Paskibraka Sulbar
-
Cristina gagal jadi paskibraka Nasional wakil Sulbar setelah dinyatakan positif Covid-19 bersama rekannya Arya Maulana Mulya.
-
Cristina seharusnya sudah berada di Jakarta bergabung dengan Paskibraka Nasional dari 32 provinsi lainnya.
-
HMI Majene juga meminta Dispora Sulbar harus berhati-hati dalam menyeleksi calon anggota Paskibraka kedepannya.
-
"Bahkan sudah ada tiketnya, tapi karena ada hasil pemeriksaan BPOM Mamuju mereka berdua positif Covid-19, maka harus diganti," ujarnya.
-
Kepala Ombudsman Sulbar, Lukman Umar mengatakan, kehadiran Ombudsman RI pada pertemuan tersebut agar bisa dikawal sampai ke Kementerian.
-
"Masa keponakanku dibilang positif, baru pas di tes swab ulang ternyata negatif," kata Habel, Jumat (30/7/2021).
-
Ferry, mengaku heran, Anggi juga heran. Karena tidak percaya, dia menelepon ulang menanyakan alasan Cristin tidak bisa ikut.
-
Muhammad Hamzih adalah pejabat eselon II. Pernah menjadi dosen di Universitas Negeri Makassar (UNM).
-
Sayangnya, jelang keberangkatan, harus dibatalkan karena dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab tes.
-
Seyogyanya Arya dan Cristina berangkat ke Jakarta Sabtu (24/7/2021) malam. Namun gagal akrena positif Covid-19.
-
Kemenpora menyebut penetapan calon paskibraka nasional wakil provinsi menjadi kewenangan penuh provinsi, termasuk penggantianyya.
-
Hasil swab positif lah yang membuat keduanya gagal berangkat mewakili Sulbar ke Jakarta untuk menjadi bagian dari Paskibraka nasional
-
Jelang keberangkatan, Arya dan Cristina dinyatakan positif Covid-19 dan akhirnya batal wakili Sulbar di Paskibraka Nasional.
-
"Jadi mau diapa kalau itu sudah aturan pusat. Tidak mungkin tidak diberangkatkan kalau tidak ada halangannya," tambah orang nomor satu di Sulbar itu.
-
Kepala Dispora Sulbar, Hamzih mengaku siap dicopot dari jabatannya jika terbukti bersalah.
-
Surat itu mendapat tanggapan dari netizen Adapula yang membagikannya Berikut isi surat terbuka Melkisedek, kepada Presiden RI, Joko WidodoŘ›
-
Arya digantikan oleh Andi Muhammad Juandi, siswa SMA Negeri 3 Polewali Mandar, sedangkan posisi Cristina digantikan Anggi F. Tamutuan
-
Di hadapan jurnalis yang hadir di sana, Cristina mengaku sedih atas kejadian dialami. Namun ia mencoba berbesar hati.
-
Ia sebelumnya harus menjalani Isolasi mandiri (Isoman) usai dinyatakan positif, berdasarkan hasil pemeriksaan swab pertama pada Jumat (23/7/2021) lalu
-
Arya Maulana Mulya dan Cristina sudah pamitan dengan Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar sebelum akhirnya dinyatakan positif Covid-19.
-
Muhammad Juandi Ali menjalani vansinasi Covid-19 di Puskesmas Massenga, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman.
-
Kepada Tribun-Sulbar.com, Hasbi menceritakan awal mula anaknya terpilih menjadi bagian dari paskibraka nasional
-
Ia mengatakan, menjadi perwakilan provinsi di tingkat nasional bukan main-main. Itu adalah hal yang sangat membanggakan.
-
Pengganti Arya Maulana Mulya, bernama Andi Muhammad Juandi. Sedangkan, Cristina digantikan oleh Anggi F. Tamutuan.
-
Sebelum berangkat, Muhammad Juandi Ali tidak lupa berziarah ke makam orangtuanya di Desa Tapango, Kecamatan Tapango, Polman.
-
Siswa yang duduk dibangku kelas XI MIPA 2 menjalani tes PCR di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Polewali Mandar (Polman).
-
Arya Maulana Mulya harusnya berangkat ke Jakarta dan bergabung dengan Paskibraka Nasional.
-
Saat ini Cristina menjalani isolasi mandiri di kamar kosnya di Patto'longan, Kelurahan Mamasa.
-
Cristina bercerita, setelah dinyatakan positif Covid-19 di Mamuju ia dipulangkan ke Mamasa menggunakan mobil rental.
-
Cristina menjalani swab PCR Kamis tanggal 22 Juli 2021 & rencana Minggu 24 Juli 2021 harus berangkat ke Jakarta namun gagal karena positif Covid-19.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved