OPINI
KKSS Konsolidator Ekonomi untuk Negeri
Langkah ini sangat relevan di tengah krisis global dan ketergantungan impor yang masih membayangi bangsa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Intelektual-muda-NU-Muhammad-Aras-Prabowo.jpg)
Dengan jaringan petani, pengusaha, dan profesional asal Sulsel di berbagai wilayah, KKSS diyakini mampu menjadi kekuatan alternatif dalam membangun sistem pangan berbasis komunitas dan lokalitas.
Tak hanya soal pangan, KKSS juga berperan penting dalam mendorong kemandirian ekonomi nasional. Banyak anggota KKSS kini menjadi pengusaha sukses di berbagai sektor—mulai dari perdagangan, konstruksi, pertanian, hingga teknologi.
Dalam skema baru kepengurusan, ada semangat kuat untuk membangun sinergi ekonomi antarsesama warga KKSS sebagai basis kekuatan ekonomi kerakyatan.
Konsep koperasi modern, jaringan usaha antarwilayah, hingga inkubator bisnis berbasis pemuda dan perempuan akan menjadi agenda penting lima tahun ke depan.
Sebagai bagian dari Departemen Cendekiawan BPP KKSS, saya melihat momen ini sebagai peluang besar bagi komunitas intelektual Bugis-Makassar untuk berkontribusi lebih luas. Ini adalah era ketika ilmu pengetahuan dan nilai budaya harus berjalan beriringan.
Kita tidak hanya diajak menjaga identitas, tetapi juga membangun masa depan bersama melalui riset, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor. Departemen ini akan menjadi rumah bersama bagi para akademisi, dosen, peneliti, dan profesional untuk menyumbangkan gagasan dan aksi nyata bagi negeri.
“KKSS mengabdi untuk negeri” bukanlah slogan kosong. Ini adalah wujud nyata dari semangat sipakatau, sipakainge, dan sipakalebbi—nilai luhur masyarakat Sulawesi Selatan yang menjunjung tinggi kemanusiaan, saling mengingatkan dalam kebaikan, dan menghormati sesama.
Di tengah zaman yang serba cepat dan kompetitif, nilai-nilai ini justru menjadi fondasi kuat dalam membangun peradaban yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.
Maka, dengan tekad yang terorganisir dan visi yang tajam, KKSS hari ini bukan hanya rumah besar bagi orang Sulsel, tetapi juga mitra strategis bangsa dalam mewujudkan kedaulatan pangan, kemandirian ekonomi, dan masa depan generasi unggul Indonesia.(*)