HIV Sulbar

Cegah Penyebaran HIV, Petugas Kesehatan di Sulbar Sudah Dilatih Jadi Konselor

Konseling tersebut dilakukan sebagai upaya pelayanan kesehatan untuk menurunkan angka kesakitan, angka kematian, dan membatasi penularan

Penulis: Zuhaji | Editor: Ilham Mulyawan
ist
Ilustrasi HIV AIDS 

 

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Berdasarkan data Dinas kesehatan (Dinkes) Sulbar, saat ini di SUlbar ada 173 kasus positif HIV.

Data ini dari empat tahun terakhir, tepatnya mulaai 2018 hingga 2022, dengan penderita terbanyak berasal dari Kabupaten Mamuju dan Polewali mandar (Polman), rentang usia penderita 40 hingga 60 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sulawesi Barat (Sulbar) drg Asran mengatakan epidemi HIV/AIDS menjadi masalah serius terhadap masyarakat dunia.

Baca juga: Kadis Kesehatan Sulbar Dokter Asran Sebut Kemungkinan Sembuh Penderita HIV Rendah

Baca juga: Jumlah Penderita HIV di Sulbar 173 Kasus, Terbanyak dari Mamuju dan Polman, Rerata Usia 40-60 Tahun

Oleh karena itu, untuk menanggulangi HIV/AIDS perlu peranan konselor dengan program tertentu terkait pencegahan HIV/AIDS.

"Setiap dinas di kabupaten ada, bahkan setiap rumah sakit daerah dan puskesmas ada konseling," ujarnya kepada TribunSulbar.com, Selasa (30/8/2022).

Dia menuturkan, selama ini Dinkes Sulbar telah melakukan banyak konseling terkait bahaya HIV/AIDS.

Konseling tersebut dilakukan sebagai upaya pelayanan kesehatan untuk menurunkan angka kesakitan, angka kematian, dan membatasi penularan serta penyebaran penyakit mematikan itu.

"Agar tidak meluas, juga mengurangi dampak negatif yang ditimbulkannya," sebutnya.

Lanjut, kata dia para petugas kesehatan di Sulbar pun telah dilatih khusus untuk menjadi konselor.

"Kita juga ada laboratorium yang digunakan untuk pemeriksaan penderita HIV/AIDS," tutupnya.

Laporan Wartawan TribunSulbar.com Zuhaji

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved