HIV Sulbar

Jumlah Penderita HIV di Sulbar 173 Kasus, Terbanyak dari Mamuju dan Polman, Rerata Usia 40-60 Tahun

Tren peningkatan kasus HIV 2022 jauh lebih meningkat dibandingkan tahun 2020 lalu. Karena, masa pandemi Covid-19 tempat lokalisasi tutup dan buka lagi

Penulis: Abd Rahman | Editor: Ilham Mulyawan
ist
Ilustrasi HIV AIDS 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU- Jumlah penderita Human Immunodeficency Virus (HIV) di Sulawesi Barat (Sulbar) empat tahun terakhir, atau mulai 2018 hingga Juli 2022 mencapai 173 kasus.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Barat, sejak 2018 jumlah kasus HIV sebanyak 28 kasus.

Kemudian 2019 jumlah kasus bertambah menjadi 71 orang.

Lalu 2020 jumlah kasus HIV 21 orang dan 2021 naik 31 kasus.

Kemudian, kasus di tahun 2022 tercatat 22 kasus terpapar HIV.

Adapun rerata rentang usia mereka yang kena HIV ada di usia 40 sampai 60 tahun.

"Penyumbang terbanyak ada dua, dari Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Polewali Mandar," ungkap Staf Bidang pengendalian dan pemberantasan penyakit (P2P) Dinkes Sulbar Nurul, saat ditemui di Kantor Dinkes Sulbar, Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kelurahan Simboro, Mamuju, Selasa (30/8/2022).

Tren peningkatan kasus HIV 2022 jauh lebih meningkat dibandingkan tahun 2020 lalu.

Karena, masa pandemi Covid-19 tempat lokalisasi atau tempat prostusi sempat tutup dan buka kembali pada tahun 2022 ini.

"Wilayah penyebaran kasus HIV itu di tempat lokalisasi atau tempat-tempat hiburan malam," terangnya.

Dikatakan, kasus HIV tersebut yang paling terbanyak terpapar itu laki-laki mencapai 60 persen.

Bahkan ada beberapa pelaku LGBT di Sulbar ini yang terkena HIV.

"Saat ini kita sedang melakukan pemetaan dari populasi kunci di bebarpa wilayah di Sulbar," ujarnya.

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved