Breaking News:

Paskibraka Sulbar

Polemik Paskibraka, Ajbar: BPOM Harus Klarifikasi Hasil Swabnya Atas Cristina dan Arya

"Dispora Sulbar melalui Kabidnya harusnya melaksanakan prosedur sesuai berita acaranya bahwa dari Pasangkayu penggantinya," ungkap Ajbar.

Ist/Tribun-Sulbar.com
Senator asal Sulbar, Ajbar Abdul Kadir. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Senator (DPD RI) Sulawesi Barat, Ajbar Abdul Kadir ikut memberikan prihatin kepada kedua paskibraka Sulbar yang gagal ke Istana Negara.

Diketahui Cristina dan Arya Maulana Mulya batal mewakil Sulbar pada paskibraka nasional karena dinyatakan positif terpapar Covid-19, Jumat (23/7/2021).

Namun, dua hari setelah Arya Maulana Mulya dan Crisna dinyatakan positif keluar hasil negatif yang dilakukan Cristina.

"Pertama secara pribadi saya sangat prihatin atas apa yang menimpa Arya dan Cristina gagal mewakil Sulbar," kata Ajbar, Senin (2/8/2021).

Lanjutnya, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Mamuju harus mengklarifikasi ke masyarakat terkait hasil swab yang dikeluarkannya.

"BPOM harus mengklarifikasi hasi swab yang dikeluarkannya, karena berbeda hasil swab Cristina dilakukan di Mamasa," tambahnya.

Ajbar juga mengungkapkan secara kelembagaan dirinya sudah melakukan koordinasi pada Kemenpora RI termasuk Dispora Sulbar.

"Dispora Sulbar melalui Kabidnya harusnya melaksanakan prosedur sesuai berita acaranya bahwa dari Pasangkayu penggantinya," ungkap Ajbar.

Ajbar berharap ini menjadi pelajaran semua pihak baik kementerian maupun pemprov agar senantiasa menjalankan prosedur administrasi benar.

Baca juga: Perjuangkan Arya dan Cristina, Ratusan Massa Padati Jl Ahmad Kirang, Arus Lalu Lintas Macet

Baca juga: Kades Pidara 7 Bulan Tidak Bayar Gaji Aparatnya, Ombudsman: Bisa Diberhentikan

Ratusan massa di jl Ahmad Kirang, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, sebelum bergeser ke kantor Gubernur Sulbar, Senin (2/8/2021).
Ratusan massa di jl Ahmad Kirang, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, sebelum bergeser ke kantor Gubernur Sulbar, Senin (2/8/2021). (Tribun-Sulbar.com/Abd Rahman)

"Sekali lagi BPOM harus mengklarifikasi tidak boleh diam saja biar clear semua," tegasnya.

DPD RI juga akan mengawal ini ke Kementerian agar Cristina dan Arya diberikan penghargaan khusus.

"Mereka ini putra-putri terbaik Sulbar harus diberikan penghargaan. Karena gagal ke istana negara karena pandemi Covid-19," tandasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Habluddin

Penulis: Habluddin Hambali
Editor: Hasrul Rusdi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved