TOPIK
Stunting Sulbar
-
Sekprov Muhammad Idris mengatakan Sulbar saat ini angka stuntingnya kedua di Indonesia untuk menurunkan tidak cukup tangan BKKBN saja.
-
Hingga Agustus 2022 ini, BKKBN Sulbar telah membangun 176 Keluarga Berkualitas (KB) yang tersebar di setiap kabupaten.
-
Idris menurutkan, stunting pada 1000 Hari Pertama Kehidupan resiko menghambat pertumbuhan fisik dan tingkat kecerdasan dan pruduktivitas anak.
-
"Termasuk pemahaman calon ibu kurang tentang kesehatan, akhirnya terjadi stunting pada anaknya. Itu awal munculnya stunting," bebernya.
-
Hatta Kainang anggota Komisi IV DPRD Sulbar juga mengingatkan BKKBN dan Dinkes pentingnya aksi kolaboratif.
-
Nuryamin menyebut sedang digodok juga peraturan daerah (Perda) stunting di tingkat provinsi.
-
Pemerintah pusat sudah menganggarkan sebesar Rp 27 miliar untuk penanganan stunting di Sulbar.
-
Secara nasional, angka stunting atau kasus kurang gizi kronis di Sulbar masih tertinggi kedua, setelah Nusa Tenggara Timur, yang mencapai 43,8 persen.
-
Kabupaten Majene, menjadi daerah dengan angka stunting tertinggi di Sulbar, mencapai 35,7 persen.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved