Stunting Sulbar

Ingin Turun Peringkat, Pemprov Sulbar Kukuhkan Danrem 142 Tatag Jadi Bapak Asuh Stunting

Sekprov Muhammad Idris mengatakan Sulbar saat ini angka stuntingnya kedua di Indonesia untuk menurunkan tidak cukup tangan BKKBN saja.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Hablu Hambali
Sekprov Muhammad Idris, Danrem 142/Tatag Brigadir Jenderal TNI Farouk Pakar dan Kepala BKKBN Sulbar Nuryamin saat ditemui di Korem 142/Tatag Jl Abul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Jumat (23/9/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Danrem 142 Tatag dikukuhkan sebagai bapak anak asuh stunting Sulawesi Barat di Korem 142/Tatag Jl Abul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Jumat (23/9/2022).

Sekprov Muhammad Idris mengatakan angka stunting Sulbar saat ini di Indonesia untuk menurunkan tidak cukup tangan BKKBN saja.

Sehingga, perlu melibatkan berbagai pihak untuk menurunkan angka stunting di Sulbar.

"Kita akan kerjasama sistematik dengan Danrem dan jajarannya ke bawah. Kita akan mengeksekusi di lapangan," kata Idris.

Targetnya, tahun 2022-2023 nanti turun jadi peringkat dua nasional angka stuntingnya.

Mencapai itu, kata Idris kendala selama ini mengajak masyarakat ikut andil menyukseskan program yang dicanangkan pemerintah.

"Jadi target kita menurunkan itu dulu. Kita optimis 2023 Sulbar turun angka stuntingnya," ungkap Idris.

Sedangkan, Danrem 142/Tatag Brigadir Jenderal TNI Farouk Pakar mengungkapkan konsep menurunkan stunting sampai di tahun 2023.

Rencananya, masing-masing anak yang masuk stunting sudah ada orang tua asuhnya.

"Setiap bulan kita akan pantau perkembangannya, apakah ada perubahan dan apakah orang tuanya sudah bisa mengasuh dengan baik. Nah itu biarkan secara bertahap begitu," bebernya.

Semua jajaran Korem dan Kodim harus aktif ke lapangan turut membantu melakukan pendampingan.

Terutama, Babinsa yang harus paling aktif di lapangan.

"Mereka berkolaborasi di lapangan dengan tim penyuluh BKKBN," ujarnya.

Kepala BKKBN Sulbar Nuryamin menyampaikan sangat bersyukur adanya kolaborasi dibangun bersama Korem 142/Tatag.

"Apalagi sudah dikukuhkan bapak dan bunda anak asuh stunting Sulbar. Ini menandakan target menurunkan stunting semakin bisa tercapai," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved