Stunting Sulbar

Anggaran Penanganan Stunting Sulbar Rp 27 Miliar Sudah Tersebar di Polman hingga Pasangkayu

Nuryamin menyebut sedang digodok juga peraturan daerah (Perda) stunting di tingkat provinsi.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Hablu Hambali
Kepala BKKBN Sulbar Nuryamin saat hadiri podcast Tribun-Sulbar.com lewat zoom meeting. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Nuryamin mengatakan sudah melakukan secara maksimal dalam penanganan stunting agar bisa turun.

"Ada Rp 27 miliar yang sudah kita alokasikan ke semua kabupaten untuk penanganan stunting," kata Nuryamin, saat hadiri podcast Tribun-Sulbar.com di Jl Martadinata, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Senin (23/5/2022).

Nuryamin menyebut, sedang digodok juga peraturan daerah (Perda) stunting di tingkat provinsi.

Begitupun, didorong adanya Perda stunting di masing-masing kabupaten.

"Paling penting adalah komitmen bersama dalam menangani masalah stunting. Sudah ada empat kabupaten sudah membangun sinergi tinggal Kabupaten Pasangkayu dan Mateng belum," ungkap Nuryamin.

Selain itu, perlunya sharing bersama dan monitoring terus.

Termasuk, ada pendampingan sudah dibentuk dan sudah jalan.

"Pelaporan elektronik remaja yang mau menikah harus terkawal. Jadi kerjasama secara gotong royong penambahan tablet tambah darah. Alhamdulillah kita mendapat rekor muri inilah arahnya ke penurunan stunting," bebernya.

Dia juga membeberkan ada sekretariat dibuat untuk memberikan pelayanan.

Dengan demikian, bisa merampung persoalan setiap kabupaten.

"Persoalan ini memang membutuhkan kerjasama dengan berbagai sektor, termasuk ada sanksi dalam perda dibuat," tandasnya.

Data Stunting Sulbar

Kabupaten Majene, menjadi daerah dengan angka stunting tertinggi di Sulbar, mencapai 35,7 persen.

Kemudian disusul Kabupaten Mamasa 33,7 persen dan Pasangkayu 28,6 persen.

Sementara Polewali Mandar 36 persen, Mamuju 30,3 persen dan Mamuju Tengah 26,3 persen.(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved