Dalam rekaman CCTV, terlihat seorang pria membawa tas dan alat diduga digunakan mencongkel kotak amal.
Senin, 11 Agustus 2025
Menurutnya, kepemimpinan baru di tubuh Kejari tidak bisa dijadikan alasan untuk menunda penuntasan kasus.
Jumat, 8 Agustus 2025
Pekerjaan ditergetkan selesai sebelum kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) pada 12 Agustus 2025
Jumat, 8 Agustus 2025
Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih 40 menit hingga api berhasil dikendalikan pada pukul 12.10 WITA.
Jumat, 8 Agustus 2025
Saat kejadian pemilik rumah, Saparuddin, sedang tidak berada di tempat bersama keluarganya.
Kamis, 7 Agustus 2025
Peristiwa terjadi pada pagi hari, sekitar pukul 07.00 WITA, dan saat ini tengah ditangani pihak kepolisian.
Kamis, 7 Agustus 2025
Menurutnya, rekaman CCTV sangat membantu dalam mengidentifikasi ciri-ciri pelaku yang saat ini masih dalam pengejaran.
Kamis, 7 Agustus 2025
Kotak amal biasa diletakkan di bagian belakang sudah dalam kondisi rusak dengan isi diduga telah raib.
Kamis, 7 Agustus 2025
Kasat Lantas Polres Majene, IPTU Abdul Majid, mengatakan, pembagian 100 bendera adalah gerakan nasional "Merah Putih Berkibar".
Kamis, 7 Agustus 2025
Ia juga menyediakan stiker Garuda seharga Rp10 ribu serta gantungan kunci berbentuk ketupat senilai Rp30 ribu.
Kamis, 7 Agustus 2025
Diskusi ini upaya mendukung program Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mewajibkan setiap siswa menuntaskan 20 buku
Rabu, 6 Agustus 2025
Sepanjang tiga kilometer jalan ini diperbaiki dan menjadi akses utama dari poros nasional menuju lingkungan kampus.
Rabu, 6 Agustus 2025
Banyak di antara mereka langsung mengibarkan bendera kecil itu di kendaraan masing-masing
Selasa, 5 Agustus 2025
Prof Mawardi dikenal sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Ushul Fikih di STAIN Majene.
Selasa, 5 Agustus 2025
Dani menyebut dirinya memang tidak menjual bendera pop culture seperti anime atau komunitas tertentu.
Selasa, 5 Agustus 2025
Penyisiran dilakukan menggunakan alat pendeteksi logam untuk memastikan tidak ada bahan peledak lain masih tertanam di sekitar lokasi.
Selasa, 5 Agustus 2025
Mortir diduga peninggalan zaman perang itu ditemukan oleh petani bernama Santi (27) saat menanam nilam
Senin, 4 Agustus 2025
Setelah dievakuasi oleh polisi, muncul berbagai dugaan dari warga terkait asal-usul mortir tersebut
Senin, 4 Agustus 2025
Mortir tersebut pertama kali ditemukan seorang petani bernama Sudirman saat tanam nilam di kebun.
Senin, 4 Agustus 2025
Benda diduga mortir ditemukan petani, Sudirman saat menanam nilam sekitar pukul 09.00 WITA.
Senin, 4 Agustus 2025