LPG Langka
Warga Pasangkayu Keluhkan LPG 3 Kg Langka dan Mahal, Agen Buka Suara
Iwan menjelaskan, PT Agen Karajae saat ini menaungi sebanyak 150 pangkalan resmi yang tersebar di seluruh Kabupaten Pasangkayu.
Penulis: Taufan | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Iwan-Kepala-Agen-PT-Karajae-saat-ditemui-di-rumahnya-Rabu-422026.jpg)
Ringkasan Berita:
- Agen Karajae memastikan distribusi LPG 3 kg di Kabupaten Pasangkayu berjalan lancar dengan suplai rutin dua kali sepekan.
- Harga LPG 3 kg di pangkalan telah sesuai HET, sementara harga mahal umumnya terjadi di tingkat pengecer.
- Agen dan Dinas Koperindag menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pangkalan yang melakukan pelanggaran.
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – PT Agen Karajae Pasangkayu memastikan pendistribusian tabung gas elpiji subsidi 3 kilogram (kg) di wilayah Kabupaten Pasangkayu berjalan aman dan lancar.
Kepastian tersebut disampaikan Iwan, Kepala Agen PT Karajae Pasangkayu, saat ditemui di rumahnya, Rabu (4/2/2026).
Ia menegaskan, agen yang dipimpinnya merupakan agen elpiji terlama di Kabupaten Pasangkayu dan berkomitmen menjaga stabilitas pasokan gas bersubsidi bagi masyarakat.
Baca juga: Jelang Ramadan, 286 Pangkalan LPG di Pasangkayu Dipantau Ketat
Baca juga: Gas LPG 3 Kg di Mamuju Langka, Aktivis PMII Minta Disdag Turun Tangan dan Selidiki Pangkalan
Pernyataan ini disampaikan menyusul adanya keluhan masyarakat terkait dugaan kelangkaan serta tingginya harga gas elpiji 3 kg di sejumlah wilayah.
Iwan menjelaskan, PT Agen Karajae saat ini menaungi sebanyak 150 pangkalan resmi yang tersebar di seluruh Kabupaten Pasangkayu.
Seluruh pangkalan tersebut mendapat suplai gas elpiji secara rutin sebanyak dua kali dalam sepekan.
“Dengan suplai yang rutin ini, kami harapkan tidak ada lagi kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di masyarakat,” ujarnya.
Ancaman Sanksi bagi Pangkalan Nakal
Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Pasangkayu guna memastikan penyaluran gas elpiji subsidi tepat sasaran dan sesuai ketentuan.
Selain itu, Iwan menegaskan tidak akan segan-segan memberikan sanksi tegas kepada pangkalan yang terbukti melakukan penyelewengan dalam pendistribusian gas elpiji 3 kg.
“Kami akan tindak tegas pangkalan yang nakal, apalagi jika terbukti menjual di atas harga eceran tertinggi (HET) atau menyalurkan tidak sesuai peruntukannya,” tegasnya.
Baca juga: Pangkalan LPG 3 Kg di Pasangkayu Diduga Tak Layani Warga, Sebabkan Harga Menggila di Pengecer
Sanksi tersebut, katanya, berupa pembekuan suplai, bahkan bisa pencabutan izin usaha.
Terkait keluhan masyarakat mengenai tingginya harga gas elpiji, Iwan menjelaskan bahwa harga di pangkalan sebenarnya sudah ditetapkan sesuai HET dan berbeda di setiap kecamatan, tergantung jarak distribusi.
“Untuk Kecamatan Pasangkayu, HET-nya Rp20 ribu per tabung. Sedangkan yang tertinggi di Kecamatan Baras sebesar Rp21 ribu per tabung, karena jarak distribusinya lebih jauh,” jelasnya.
Ia menyebutkan, harga gas yang mahal biasanya terjadi di tingkat pengecer, bukan di pangkalan resmi. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk membeli gas elpiji 3 kg langsung di pangkalan.
| Sidak 5 Pangkalan dan 1 Agen, Polres Pasangkayu Pastikan Distribusi LPG 3 Kg di Desa Ako Aman |
|
|---|
| Harga Tabung Gas LPG 3 Kg Tembus Rp40 Ribu di Polman Jelang Lebaran, Stok Mulai Langka |
|
|---|
| UMKM Menjerit, Tabung Elpiji 3 Kilogram Langka dan Mahal di Mamuju Tengah |
|
|---|
| Tak Dapat Suplay Sejak Kemarin, Pangkalan LPG 3 Kg di Jalan Soekarno Hatta Mamuju Sepi |
|
|---|
| Sejumlah Pangkalan Elpiji 3 Kg di Topoyo Mamuju Tengah Sepi, Tak Ada Antrean Warga |
|
|---|