Selasa, 21 April 2026

Pemkab Pasangkayu

Sekda Pasangkayu Kecewa, Banyak OPD Absen di Workshop SPIP dan APIP

Akibat minimnya kehadiran peserta, pelaksanaan workshop bahkan sempat tertunda hingga satu jam untuk menunggu OPD yang belum hadir.

Tayang:
Penulis: Taufan | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Sekda Pasangkayu Kecewa, Banyak OPD Absen di Workshop SPIP dan APIP
Tribun-Sulbar.com/Taufan
WORKSHOP - Sekretaris Daerah Pasangkayu, Moh Zain Machmoed, memberikan sambutan sekaligus menyampaikan kekecewaannya terhadap rendahnya kehadiran OPD dalam workshop peningkatan IEPK SPIP terintegrasi dan kapabilitas APIP 2026 di ruang pola Kantor Bupati Pasangkayu, Senin (20/4/2026). Dari 32 OPD, hanya 19 yang hadir sehingga kegiatan sempat tertunda. 
Ringkasan Berita:
  • Dari 32 OPD, hanya 19 yang hadir dalam workshop peningkatan IEPK SPIP di Pasangkayu.
  • Sekda Pasangkayu menilai kegiatan penting untuk penguatan pencegahan korupsi.
  • Pelaksanaan workshop sempat tertunda akibat minimnya kehadiran peserta.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Sekretaris Daerah (Sekda) Pasangkayu, Moh Zain Machmoed, menyayangkan rendahnya tingkat kehadiran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam workshop peningkatan Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) SPIP terintegrasi dan kapabilitas Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) tahun 2026.

Kegiatan yang digelar di ruang pola Kantor Bupati Pasangkayu, Senin (20/4/2026) pagi, tersebut seharusnya diikuti seluruh OPD.

Namun, dari total 32 OPD Pemkab Pasangkayu, hanya 19 yang hadir.

“Yang hadir ini tidak sampai 50 persen. Ini menjadi perhatian kita bersama,” tegas Moh Zain dalam sambutannya.

Baca juga: Ular Masuk ke Rumah Warga di Pasangkayu, Damkar Gercep Evakuasi

Baca juga: Sekda Pasangkayu : Bela Negara Tak Hanya Perang, Tapi Juga Lawan Hoaks dan Bantu Sesama

Ia menilai, kegiatan tersebut sangat penting karena berkaitan langsung dengan upaya penguatan sistem pengendalian intern dan pencegahan korupsi di lingkungan pemerintah daerah.

Menurutnya, seluruh OPD seharusnya menunjukkan komitmen dengan menghadiri kegiatan tersebut sebagai bentuk keseriusan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik.

“Harusnya semua hadir. Kegiatan seperti ini sangat penting, jadi kita harus saling menghargai,” ujarnya.

Akibat minimnya kehadiran peserta, pelaksanaan workshop bahkan sempat tertunda hingga satu jam untuk menunggu OPD yang belum hadir.

Moh Zain juga menegaskan, jika Bupati Pasangkayu yang menghadiri langsung kegiatan tersebut, maka kekecewaan yang dirasakan tentu akan lebih besar.

“Kalau bupati yang hadir, pasti beliau juga sangat kecewa melihat kondisi seperti ini,” tambahnya.

Ia berharap ke depan seluruh OPD dapat lebih disiplin dan memiliki kesadaran untuk menghadiri setiap kegiatan penting yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pemerintahan.

Workshop ini sendiri menghadirkan narasumber dari BPKP Sulawesi Barat dan bertujuan meningkatkan nilai IEPK SPIP terintegrasi serta kapabilitas APIP di lingkungan Pemkab Pasangkayu.(*)

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved