Pemkab Pasangkayu
Upaya Cegah Korupsi, Pemkab Pasangkayu Perkuat SPIP Terintegrasi dan Kapabilitas APIP
Sejumlah peserta terlihat mencatat poin-poin penting dari materi yang disampaikan, sementara sebagian lainnya
Penulis: Taufan | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Sekretaris-Daerah-Pasangkayu-Moh-Zain-Machmoed-memberikan-sambutan-di-kegiatan-workshop.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pemkab Pasangkayu menggelar workshop peningkatan IEPK SPIP dan kapabilitas APIP bersama BPKP Sulbar untuk memperkuat pengendalian intern dan pencegahan korupsi.
- Sekda Pasangkayu menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
- Sekda juga menyoroti rendahnya kehadiran OPD yang belum mencapai 50 persen dan meminta peningkatan komitmen ke depan.
TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU- Pemerintah Kabupaten Pasangkayu menggelar workshop peningkatan Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) terintegrasi serta kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di ruang pola Kantor Bupati Pasangkayu, Senin (20/4/2026), dan dihadiri perwakilan BPKP Sulawesi Barat yang sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.
Pantauan Tribun-Sulbar.com di lokasi, suasana kegiatan tampak berlangsung serius namun tetap kondusif.
Baca juga: Selain BBM Nonsubsidi, Harga Gas Elpji 12 Kg Juga Ikut Naik, Wilayah Papua dan Maluku Tertinggi
Baca juga: Sekda Pasangkayu Kecewa, Banyak OPD Absen di Workshop SPIP dan APIP
Ruang pola kantor bupati dipenuhi peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang duduk rapi menghadap layar proyektor.
Sejumlah peserta terlihat mencatat poin-poin penting dari materi yang disampaikan, sementara sebagian lainnya fokus menyimak paparan yang ditampilkan melalui slide presentasi.
Di bagian depan ruangan, narasumber dari BPKP Sulbar menyampaikan materi secara sistematis, membahas pentingnya penguatan sistem pengendalian intern serta upaya pencegahan korupsi melalui peningkatan nilai IEPK.
Sesekali, suasana interaktif terlihat ketika peserta mengajukan pertanyaan maupun memberikan tanggapan terhadap materi yang dipaparkan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pasangkayu, Moh Zain Machmoed, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih di lingkungan Pemkab Pasangkayu.
Menurutnya, penguatan SPIP yang terintegrasi serta peningkatan kapabilitas APIP menjadi salah satu kunci dalam mencegah praktik korupsi dan memastikan setiap program berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan bahwa seluruh OPD memiliki pemahaman yang sama terkait pentingnya pengendalian intern serta upaya pencegahan korupsi secara sistematis dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia pun berharap agar seluruh peserta yang hadir dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan sungguh-sungguh, sehingga materi yang diberikan dapat dipahami dan diimplementasikan di masing-masing OPD.
“Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan baik. Dengarkan materi yang disampaikan, pahami, dan terapkan di instansi masing-masing,” tambahnya.
Sekda juga menyampaikan apresiasi kepada pihak BPKP Sulawesi Barat yang telah berkenan hadir dan memberikan materi dalam workshop tersebut.
Ia menilai kehadiran BPKP sangat membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pengawasan internal serta memperkuat sistem pengendalian yang ada.
| Hardiknas 2026, Wabup Pasangkayu Tekankan Pendidikan Karakter: Bukan Sekadar Seremonial |
|
|---|
| Rapat Paripurna DPRD Pasangkayu Molor Hampir Dua Jam, Hanya 13 Anggota Hadir |
|
|---|
| Hari Otda 2026, Sekda Pasangkayu Ingatkan Jajaran Jangan Boros Anggaran, Kegiatan Harus Sederhana |
|
|---|
| Gedung SD Marambeau Pasangkayu Segera Diperbaiki Usai Dikunjungi Wabup Herny Agus |
|
|---|
| Wabup Pasangkayu Dorong Modernisasi Pertanian, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah |
|
|---|