Rabu, 10 Juni 2026

OPINI

Cara “Menguatkan Rumah” Fiskal di Tengah Dunia yang Berubah Cepat

Di tengah kondisi seperti ini, negara membutuhkan ketahanan fiskal kemampuan menjaga layanan publik

Tayang:
Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Cara “Menguatkan Rumah” Fiskal di Tengah Dunia yang Berubah Cepat
Istimewa/istimewa
DOK PRIBADI - Mukram 

Ada satu hal lagi yang makin relevan pada 2026: ekonomi digital. Banyak transaksi sekarang terjadi lewat aplikasi dan platform, bahkan lintas negara. Nilai ekonomi bisa tercipta tanpa kantor besar atau toko fisik. Jika aturan dan sistem pemungutan tidak mengikuti perubahan ini, basis pajak akan bocor ke area yang “tidak terlihat”.

Karena itu, perluasan basis pajak perlu menyesuaikan diri dengan pola ekonomi baru: memperjelas perlakuan transaksi digital, memperkuat pelaporan pihak ketiga, dan meningkatkan kerja sama pertukaran informasi. Tujuannya sederhana: keadilan kontribusi yang beraktivitas
dan mendapat manfaat dari pasar domestik ikut berkontribusi secara wajar.

Namun perlu diingat, keberhasilan perluasan basis pajak tidak hanya soal sistem dan aturan. Faktor penentunya adalah kepercayaan. Publik akan lebih patuh jika merasa sistemnya adil, prosedurnya mudah, dan uang pajak dikelola secara bertanggung jawab. Karena itu, perluasan basis pajak harus berjalan seiring dengan perbaikan layanan, komunikasi yang jelas, dan penegakan yang konsisten.

 Jika tidak, perluasan basis berisiko dipersepsikan sebagai sekadar “menambah beban”. Kesimpulannya, di tengah dunia yang berubah cepat, ketahanan fiskal membutuhkan
fondasi penerimaan yang kuat dan stabil. Perluasan basis pajak adalah cara memperkuat
fondasi itu: memperkecil kebocoran, merapikan fasilitas, menyesuaikan diri dengan ekonomi
digital, dan membagi beban secara lebih adil. Dengan basis yang luas, negara punya ruang
untuk tetap membiayai kebutuhan publik dan meredam guncangan global—tanpa harus
menjadikan kenaikan tarif sebagai pilihan utama

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved