Opini
Menjaga Bahasa Mamuju Menjaga Identitas Kultural
pemakaian suatu bahasa daerah terjadi ketika generasinya sudah jarang menggunakannya dalam interaksi sehari-hari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Budayawan-Agriawan.jpg)
Bermimpi dalam bahasa Mamuju disebut mangsoqna, mangipi dalam bahasa Tapalang.
Selebihnya sudah bukan originalitas bahasa Mamuju lagi.
Mengapa hal tersebut bisa terjadi?
Tentunya ada faktor mobilitas sosial, kontak bahasa dan jarang (atau langkahnya) suatu benda tersebut.
Mamuju sebagai Ibu Kota Provinsi Sulawesi Barat tentunya telah menjadi muara dari berbagai etnis, bahasa, dan budaya.
Olehnya itu, dalam situasi seperti itu kontak bahasa adalah sesuatu yang terjadi secara alamiah.
Persoalannya kemudian, ketika suatu bahasa mulai jarang dipakai dalam kehidupan sedangkan generasi mudanya lebih akrab dengan bahasa baru.
Maka perlahan-lahan bahasa lokal sebagai bahasa ibu mereka dapat mengalami pergeseran.
Bahasa Mamuju berada dalam posisi yang cukup rentan karena hidup di tengah arus kontak bahasa yang sangat kuat.
Anak-anak di kota lebih akrab dengan bahasa media sosial, bahasa sekolah, dan bahasa digital daripada bahasa ibunya sendiri.
Mereka mungkin masih memahami bahasa Mamuju secara pasif akan tetapi sudah jarang menggunakannya secara aktif dalam kehidupannya.
Keresahan yang sama juga saya alami ketika anak saya yang baru berusia lima tahun sering menirukan bahasa yang dia dapatkan dari tontonan digital ditambah lagi karena berdomisili tidak di Kabupaten Mamuju.
Maka telah menjadi PR bagi saya untuk mengajarinya bahasa daerah saya seperti bahasa Mandar dan bahasa Tapalang secara pelan-pelan.
Tentu hal ini menjadi penting saya lakukan sebab bahasa lokal bagi saya adalah identitas kultural setiap individu.
Sumarsono (2017) mengatakan bahwa seseorang boleh saja mengaku berasal dari suatu daerah, tetapi ketika ia tidak lagi mengenal bahasa daerahnya maka ada sesuatu yang perlahan terputus dari akar kulturalnya.
| Infodemik Dukono Ketika Konten Viral Mengalahkan Peringatan Bencana |
|
|---|
| Penguatan Dolar Amerika Serikat dan Tantangan Ketahanan Ekonomi Sulawesi Barat |
|
|---|
| Pendidikan Buka Pasar |
|
|---|
| Menanti Pembuktian "Assa" untuk Petani Polman |
|
|---|
| Kado Ulang Tahun Duta Sheila On 7: Single Baru atau Keteladanan yang Tak Pernah Usang? |
|
|---|