Jumat, 22 Mei 2026

Opini

Perempuan Indonesia Itu Pilar Keluarga dan Penggerak Bangsa

Peringatan ini bukan sekadar momentum seremonial, melainkan ruang refleksi atas peran strategis perempuan Indonesia dalam perjalanan bangsa.

Tayang:
Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto Perempuan Indonesia Itu Pilar Keluarga dan Penggerak Bangsa
Tribunnews
Poster Hari Ibu -Hari Ibu 2025, penghormatan kepada perempuan menjadi semakin relevan ketika Indonesia tengah menapaki jalan menuju Indonesia Emas 2045 menjadi sebuah visi besar yang menuntut kualitas sumber daya manusia unggul, berdaya saing, dan berkeadilan. 

Oleh:
Eha Saleha
Universitas Terbuka

TRIBUN-SULBAR.COM -  Desember menjadi bulan spesial bagi kaum Ibu dan perempuan karena setiap tanggal 22, diperingati sebagai hari Ibu. 

Peringatan ini bukan sekadar momentum seremonial, melainkan ruang refleksi atas peran strategis perempuan Indonesia dalam perjalanan bangsa. 

Pada Hari Ibu 2025, penghormatan kepada perempuan menjadi semakin relevan ketika Indonesia tengah menapaki jalan menuju Indonesia Emas 2045 menjadi sebuah visi besar yang menuntut kualitas sumber daya manusia unggul, berdaya saing, dan berkeadilan. 

Menelisik kondisi perempuan dunia, Indeks Kesenjangan Gender (Global Gender Gap Index 2025) rata rata tahun 2025 adalah 68,8 persen yang artinya dunia baru menutup sekitar 69 persen dari total kesenjangan gender secara keseluruhan. 

Baca juga: 3 Narapidana Koruptor di Sulbar Dapat Pengurangan Masa Tahanan

Baca juga: Berkas Lengkap, Tersangka Pencabulan 4 Murid PAUD di Polman Segera Disidang

World Economic Forum (WEF) memperkirakan gender parity penuh baru bisa tercapai 123 tahun lagi jika tren tidak dipercepat. 

Negara dengan Kesenjangan Gender Tertinggi 2025 Islandia, Finlandia, Norwegia, UK, dan Selandia Baru, sedangkan terendah adalah Pakistan, Sudan, Chad, Iran,  dan Mesir.  

Sedangkan Indonesia adalah negara ke  97 dari 148 negara pada 2025 dengan Skor Kesetaraan Gender Indonesia 69,2 persen (naik dari 68,6 persen di 2024), menunjukkan peningkatan kecil dalam menutup kesenjangan gender. 

Indeks Ketimpangan Gender (IKG) Indonesia 2024 adalah 0,421 (angka lebih rendah berarti ketimpangan lebih mengecil). 

IKG Indonesia menurun 0,026 poin dibanding periode sebelumnya, hal ini menunjukkan perkembangan positif. Indikator yang dinilai  dari 4 Pilar Utama Global Gender Gap Index adalah:
a.    Economic Participation & Opportunity  yaitu Kesempatan dan peran ekonomi

b.    Educational Attainment yaitu Kesetaraan akses dan capaian pendidikan

c.    Health & Survival yaitu Kesehatan dan umur harapan hidup

d.    Political Empowerment yaitu Representasi politik perempuan 

Dengan kecepatan progres saat ini, WEF memperkirakan gender parity penuh baru bisa tercapai 123 tahun lagi jika tren tidak dipercepat terutama perempuan masih sangat kurang terwakili dalam pengambilan keputusan politik. 

Kembali pada kondisi perempuan Indonesia yang memiliki peran yang tak tergantikan, dimulai dari lingkup paling dasar yaitu keluarga. 

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved