Jumat, 22 Mei 2026

Opini

Koperasi Embedded

Jika budaya gotong royong masih kuat, mekanisme pembiayaan dan pembagian manfaat harus mencerminkan nilai tersebut.

Tayang:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Koperasi Embedded
istimewa
Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak (Pengamat Ekonomi UNUSIA) 

Artinya, secara konseptual, KDKMP memang didesain sebagai organisasi yang peka terhadap realitas sosial dan tidak sekadar menjalankan fungsi ekonomi.

Mengapa KDKMP Harus Masuk Masyarakat?

Gagasannya sederhana tetapi fundamental: Masyarakat tidak boleh dipaksa memahami koperasi, melainkan koperasi yang harus memahami masyarakat.

Jika masyarakat terbiasa bertransaksi di warung lokal, koperasi harus menggandeng warung. Jika masyarakat memiliki komoditas unggulan tertentu, koperasi harus memfasilitasinya.

Jika budaya gotong royong masih kuat, mekanisme pembiayaan dan pembagian manfaat harus mencerminkan nilai tersebut.

Dengan cara ini, KDKMP akan menjadi bagian dari ekosistem ekonomi desa, bukan menjadi entitas asing.

Pendekatan ini juga sejalan dengan semangat Inpres dan regulasi yang mendasari pembentukan KDKMP, yakni mendorong pembangunan ekonomi dari desa dan memperkuat basis masyarakat secara langsung.

KDKMP memiliki potensi besar untuk menjadi pilar ekonomi kerakyatan yang tahan krisis dan berkelanjutan. Tetapi potensi itu hanya bisa diwujudkan jika koperasi benar-benar masuk ke kehidupan sehari-hari masyarakat.

Pendekatan yang sensitif terhadap budaya lokal, tata kelola yang transparan, SDM yang profesional, dan pemahaman mendalam tentang praktik ekonomi substantif adalah kunci agar KDKMP tidak hanya hidup di atas dokumen kebijakan, tetapi juga di hati dan aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Dengan membalik paradigma dari “masyarakat harus masuk koperasi” menjadi “koperasi harus masuk masyarakat” maka KDKMP berpeluang menjadi model pembangunan ekonomi yang lebih manusiawi, relevan, dan berpihak kepada rakyat banyak.(*)

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved