Opini
Humor yang Tergerus, Persaudaraan yang Renggang
Dalam filsafat klasik, Aristoteles menyinggung fungsi humor dalam drama komedi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/alim-Ismail.jpg)
Ketersinggungan yang berlebihan membuat bangsa ini kehilangan keluwesan. Padahal, kemampuan menertawakan diri sendiri adalah tanda kedewasaan. Bangsa yang bisa menertawakan dirinya sendiri, justru bangsa yang kuat, karena ia tidak takut mengakui kelemahan, dan tidak takut membuka ruang maaf.
Merawat Humor, Merawat Persaudaraan
Apa yang kita butuhkan hari ini bukanlah humor yang sekadar mengundang tawa, melainkan humor yang menghadirkan kasih. Humor yang merangkul, bukan menyingkirkan. Humor yang membuat kita merasa lebih dekat sebagai saudara, bukan lebih jauh sebagai lawan.
Kita perlu mengembalikan humor ke tempat yang mulia: sebagai bahasa kebersamaan, perekat sosial, dan jalan penyembuhan. Bayangkan jika ruang publik kita kembali diwarnai kelakar yang ramah, satire yang mendidik, dan tawa yang penuh kearifan. Betapa lebih ringan kita menjalani hidup, betapa lebih mudah kita menjaga persatuan.
Bangsa ini tidak boleh kehilangan humor, sebab humor adalah bagian dari jiwa kita. Jika tawa lenyap, yang tersisa hanyalah kebekuan. Dan kebekuan, pada akhirnya, adalah awal dari keretakan.
Maka mari kita rawat humor dengan kasih. Tertawalah untuk merangkul, bukan untuk mengusir. Tertawalah untuk menguatkan, bukan untuk merendahkan. Karena di balik setiap senyum yang tulus, ada doa agar bangsa ini tetap utuh, dijaga oleh tawa yang meneduhkan, bukan oleh amarah yang membakar.
Maka tugas kita saat ini, adalah menyegarkan kembali ruh berhumor agar hadir sebagai penyembuh bagi yang luka, menghampiri jiwa yang sepi, disertai tawa ketulusan dari seluruh umat manusia.(*)
| Infodemik Dukono Ketika Konten Viral Mengalahkan Peringatan Bencana |
|
|---|
| Penguatan Dolar Amerika Serikat dan Tantangan Ketahanan Ekonomi Sulawesi Barat |
|
|---|
| Pendidikan Buka Pasar |
|
|---|
| Menanti Pembuktian "Assa" untuk Petani Polman |
|
|---|
| Kado Ulang Tahun Duta Sheila On 7: Single Baru atau Keteladanan yang Tak Pernah Usang? |
|
|---|