Harga Beras
Harga Beras di Pasar Sentral Majene Naik Jelang Idul Adha, Warga Beralih dari Premium ke Medium
Banyak warga Majene terpaksa mengurangi jumlah pembelian beras demi menyesuaikan dengan anggaran kebutuhan rumah tangga.
Penulis: Anwar Wahab | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Nampak-depan-toko-Anwar-Muharram-pedag.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE – Harga beras di Pasar Sentral Majene, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene Sulawesi Barat (Sulbar) naik signifikan jelang Idul Adha 2025.
Kenaikan harga beras ini buat warga beralih.
Dari beras premium ke beras medium.
Baca juga: Faktor Ekonomi? Pedagang Kambing di Mamuju Tengah Ngeluh Sepi Pembeli Jelang Idul Adha
Baca juga: 2 Pria Pengguna Sabu Ditangkap Polisi di Sebuah Penginapan di Majene
Berdasarkan pantauan Tribun Sulbar.com Minggu (1/6/2025), harga beras premium yang sebelumnya dijual seharga Rp 350 ribu per 25 kilogram, kini naik menjadi Rp 370 ribu.
Sementara itu, harga beras medium ikut terkerek naik.
Harga berada di kisaran Rp 345 ribu hingga Rp 350 ribu per 25 kilogram.
Menurut pedagang beras Anwar Muharram, kondisi ini berdampak pada daya beli masyarakat.
Banyak warga terpaksa mengurangi jumlah pembelian beras demi menyesuaikan dengan anggaran kebutuhan rumah tangga.
"Memang belakangan ini harga terus naik. Pembeli juga mulai berkurang karena mereka lebih memilih beras medium yang harganya sedikit lebih murah," ujar Anwar Muharram, pedagang beras di Pasar Sentral Majene, saat ditemui di tokonya, Minggu (1/6/2025).
Anwar berharap harga dapat segera stabil agar aktivitas jual beli kembali normal, apalagi menjelang momen hari besar keagamaan yang biasanya meningkatkan permintaan bahan pokok.
Laporan wartawan Tribun Sulbar.com Anwar Wahab
| Harga Beras di Pasangkayu Tetap Stabil di Awal Ramadan, Ini Merek Beras Paling Dicari |
|
|---|
| Beras Super Premium Jadi Primadona Warga Pasangkayu Selama Ramadan, Cek Daftar Harganya |
|
|---|
| Pedagang Beras Menjerit Soal HET Beras Rp14.900 Per Kg, Tapi Modal Rp13.500, Untung Tak Seberapa |
|
|---|
| Harga Beras Anak Raja Tembus Rp103 Ribu di Alfamidi Mamuju, Warga dan Pemda Soroti Pelanggaran HET |
|
|---|
| Gegara Bulog Serap Gabah dari Petani, Harga Beras di Pasangkayu Makin Mahal Tembus Rp18 Ribu |
|
|---|