Harga Beras
Harga Beras di Pasangkayu Tetap Stabil di Awal Ramadan, Ini Merek Beras Paling Dicari
Pengiriman beras tersebut biasanya dilakukan dua kali dalam sebulan untuk menjaga ketersediaan stok di lapaknya.
Penulis: Taufan | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Beras-yang-dijual-di-salah-satu-toko-di-Jl-Abdul-Syakur-Kompleks-Pasar-Baru-Mamuju.jpg)
Ringkasan Berita:
- Harga beras di Pasangkayu selama dua pekan Ramadan 2026 masih stabil, berbeda dari tahun sebelumnya yang biasanya naik di pertengahan bulan.
- Stok beras dari Polewali Mandar dan Sulawesi Selatan mencukupi, menjaga ketersediaan dan stabilitas harga.
- Beras super premium Nurmadinah menjadi yang paling diminati warga, dengan harga 5 kg Rp77 ribu hingga 25 kg Rp380 ribu.
TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Memasuki dua pekan bulan Ramadan, harga beras di Kabupaten Pasangkayu terpantau masih sangat stabil dan belum mengalami kenaikan.
Pantauan Tribun-Sulbar.com, Jumat (6/3/2026), di salah satu lapak penjual beras milik Faisal di Jalan Moh Hatta, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, berbagai jenis beras masih dijual dengan harga normal.
Faisal mengatakan, hingga saat ini belum ada kenaikan harga sama sekali, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang biasanya mulai naik saat pertengahan Ramadan.
Baca juga: Cek Jadwal Kapal Entebe Express Voyage 06 Mamuju-Balikpapan, Harga Tiket Rp70 Ribu
Baca juga: Dialog Publik, Ketua BEM FH Unika Mamuju Soroti Tantangan Ekonomi Digital bagi Generasi Muda
“Kalau sekarang belum ada kenaikan sama sekali. Biasanya kalau sudah pertengahan Ramadan mulai naik, tapi tahun ini masih stabil,” ujar Faisal saat ditemui di lapaknya.
Ia mengaku cukup heran dengan kondisi tersebut, karena permintaan beras selama Ramadan biasanya meningkat.
Namun menurutnya, kemungkinan besar stok beras di pasaran masih cukup banyak sehingga harga tetap stabil.
“Biasanya sudah mulai naik, tapi sekarang mungkin karena stok masih banyak,” katanya.
Faisal menjelaskan, pasokan beras yang ia jual berasal dari Kabupaten Polewali Mandar (Polman) dan beberapa daerah di Sulawesi Selatan.
Pengiriman beras tersebut biasanya dilakukan dua kali dalam sebulan untuk menjaga ketersediaan stok di lapaknya.
“Ada kiriman dari Polman dan Sulsel, biasanya datang dua kali dalam sebulan,” jelasnya.
Adapun beberapa jenis beras yang dijual di lapak tersebut di antaranya Beras Nurmadinah, Perahu Sandeq, Cap Nenas, dan Malolo.
Untuk beras Nurmadinah ukuran 25 kilogram dijual Rp380 ribu, 20 kilogram Rp304 ribu, 10 kilogram Rp153 ribu, dan 5 kilogram Rp77 ribu.
Sementara beras Perahu Sandeq ukuran 25 kilogram dijual Rp368 ribu, 20 kilogram Rp294 ribu, 10 kilogram Rp148 ribu, dan 5 kilogram Rp74 ribu.
Beras Cap Nenas ukuran 25 kilogram dijual Rp352 ribu, 20 kilogram Rp282 ribu, 10 kilogram Rp142 ribu, dan 5 kilogram Rp71 ribu.
| Beras Super Premium Jadi Primadona Warga Pasangkayu Selama Ramadan, Cek Daftar Harganya |
|
|---|
| Pedagang Beras Menjerit Soal HET Beras Rp14.900 Per Kg, Tapi Modal Rp13.500, Untung Tak Seberapa |
|
|---|
| Harga Beras Anak Raja Tembus Rp103 Ribu di Alfamidi Mamuju, Warga dan Pemda Soroti Pelanggaran HET |
|
|---|
| Gegara Bulog Serap Gabah dari Petani, Harga Beras di Pasangkayu Makin Mahal Tembus Rp18 Ribu |
|
|---|
| Harga Beras di Mamuju Tengah Melonjak, Pedagang Ngaku Stok dari Distributor Menipis |
|
|---|