Data BPS
Data BPS: Pekerja di Sulawesi Barat Didominasi Tamatan SD
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Sulbar, M. La’bi, mengatakan, pada Februari 2025, jumlah penduduk bekerja didominasi oleh mereka yang hanya mengenyam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Plt-Kepala-BPS-Sulbar-M-Labi-saat-pres-rilis-di.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Badan Pusat Statistik (BPS) Sualwesi Barat (Sulbar) baru saja mengeluarkan data terbaru.
Iii terkait jenjang pendidikan pekerja di Sulbar.
Baca juga: Tegas! DPRD Mamuju Tengah Dukung Penolakan Pedagang Direlokasi Ke Pasar Baru
Baca juga: BESOK! 10 Bus Antar Jemaah Calon Haji Asal Polman Menuju Embarkasi Makassar, Koper Pakai Tanda Unik
Berdasarkan laporan BPS, pekerja di Sulbar menunjukkan 41,04 persen pekerja di daerah ini hanya lulusan SD atau bahkan tidak tamat SD.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Sulbar, M. La’bi, mengatakan, pada Februari 2025, jumlah penduduk bekerja didominasi oleh mereka yang hanya mengenyam pendidikan dasar.
Sementara itu, pekerja dengan pendidikan tinggi seperti diploma dan sarjana hanya 16 persen, walau terus menunjukkan peningkatan dibanding tahun lalu.
"Dari sisi jenis pekerjaan, kebanyakan warga bekerja di sektor informal. Artinya, mereka tidak memiliki pekerjaan tetap atau bekerja secara mandiri tanpa kontrak resmi. Jumlahnya mencapai sekitar 547 ribu orang, atau hampir 72 persen dari total pekerja," ujarnya saat pres rilis di aula BPS Sulbar, Jl Martadinata, Keluruhan Simboro, Kabupaten Mamuju, pada Senin (5/5/2025).
Sementara itu, pekerja di sektor formal seperti karyawan perusahaan atau PNS hanya sekitar 28 persen dan justru menurun dibanding tahun sebelumnya.
Pekerjaan yang paling banyak digeluti adalah menjadi buruh, karyawan, atau pegawai, yaitu 24 persen.
Sedangkan pekerjaan yang paling sedikit adalah pekerja lepas di luar pertanian, hanya 1,85 persen.
Ada juga perubahan dalam jenis pekerjaan yang dilakukan masyarakat.
Pekerja yang menjalankan usaha dengan bantuan buruh tidak tetap mengalami kenaikan paling besar, hampir 5 persen poin dibanding tahun lalu.
Sebaliknya, jumlah orang berusaha sendiri tanpa bantuan justru menurun.
Meski pendidikan masih jadi tantangan, ada sedikit kabar baik.
Jumlah pekerja lulusan SMA, SMK, dan perguruan tinggi mulai meningkat.
Misalnya, lulusan SMA naik 3,34 persen poin, dan lulusan universitas naik 1,83 persen poin.(*)
Laporan Reporter Tribun Sulbar Suandi
| Data BPS Sulbar : Aktivitas Laut Sulbar Naik, Penumpang Udara Tertekan |
|
|---|
| Sulbar Alami Deflasi 1,08 Persen: Tarif Listrik Jadi Penyebab Utama |
|
|---|
| DATA BPS: 66,59 Persen Pemuda Sulbar Belum Nikah, Segini Jumlah Janda dan Duda |
|
|---|
| Majene Tertinggi Angka Pengangguranannya di Sulawesi Barat |
|
|---|
| Pekerja di Sulbar Didominasi Lulusan SD, Pengangguran Lulusan SMA Terus Meningkat |
|
|---|