Selasa, 2 Juni 2026

Berita Mamuju

Warga di Tapalang Barat Mamuju Diparangi Wanita Diduga ODGJ saat Dini Hari

Wanita tersebut kerap marah-marah tanpa alasan yang jelas saat berada di tempat umum.

Tayang:
Penulis: Suandi | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Warga di Tapalang Barat Mamuju Diparangi Wanita Diduga ODGJ saat Dini Hari
Tribun-Sulbar.com/Suandi
ODGJ PARANGI WARGA - Kapolsek Tapalang, IPTU Amiruddin, saat berada di TKP penganiayaan di Desa Dungkait, Kecamatan Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju, Selasa (2/6/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Seorang warga Desa Dungkait, Kecamatan Tapalang Barat, Mamuju, menjadi korban penganiayaan menggunakan parang pada Selasa dini hari.
  • Pelaku merupakan seorang wanita yang diduga mengalami gangguan jiwa dan selama ini dikenal warga kerap menunjukkan perilaku tidak stabil.
  • Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap kronologi dan motif kejadian.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Seorang warga di Desa Dungkait, Kecamatan Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menjadi korban penganiayaan menggunakan parang pada Selasa (2/6/2026) dini hari.

Pelaku diketahui merupakan seorang wanita yang diduga mengalami gangguan jiwa atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terduga pelaku selama ini dikenal warga sekitar sering menunjukkan perilaku yang tidak stabil.

Baca juga: Polisi di Selayar Alami Patah Tulang Usai Diserang ODGJ, Kini Dirawat di Rumah Sakit

Baca juga: Wanita Diduga ODGJ Berkeliaran Ka dinsos Mamuju Sebut Tugas Dinkes untuk Tangani

Wanita tersebut kerap marah-marah tanpa alasan yang jelas saat berada di tempat umum.

Namun, belum diketahui pasti apa yang memicu aksi penyerangan menggunakan senjata tajam jenis parang tersebut hingga melukai korban.

Polisi Masih Lakukan Olah TKP

Kapolsek Tapalang, IPTU Amiruddin, membenarkan adanya insiden berdarah yang menimpa salah satu warga Desa Dungkait tersebut.

Kendati demikian, pihak kepolisian belum dapat membeberkan kronologi lengkap, termasuk identitas korban maupun motif di balik peristiwa penganiayaan tersebut.

"Masih di TKP (Tempat Kejadian Perkara)," ujar Amiruddin singkat saat dikonfirmasi, Selasa pagi. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved