Senin, 25 Mei 2026

Berita Nasional

Neni Herlina dan Suwitno Justru Minta Maaf, Ini Duduk Perkara Mendikti Satryo Viral Didemo ASN

Polemik Mendikti Saintek Satryo didemo ASN berujung damai, Neni Herlina dan Suwitno minta maaf, berikut penjelasan lengkapnya.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Via Tribun
zoom-inlihat foto Neni Herlina dan Suwitno Justru Minta Maaf, Ini Duduk Perkara Mendikti Satryo Viral Didemo ASN
istimewa
Pertemuan Mendikti Saintek Satryo (tengah) bersama dua tokoh aksi demo yakni Suwitno dan Neni Herlina pada Senin (20/1/2025) malam. 

"Institusi negara bukan perusahaan pribadi Satryo dan istri!" bunyi spanduk lain yang dibawa para pegawai.

Ketua Paguyuban Pegawai Kemendikti Saintek Suwitno mengatakan, masalah di Kemendikti Saintek sudah dimulai sejak adanya pergantian pejabat baru setelah Satryo diangkat sebagai Mendikti Saintek oleh Presiden Prabowo Subianto.

Suwitno mengatakan, pergantian jabatan tersebut dilakukan dengan cara yang tidak elegan dan tidak adil.

"Tapi dengan cara-cara yang tidak elegan, cara-cara tidak fair, cara-cara juga tidak sesuai prosedur," kata Suwitno di Kantor Kemendikti Saintek, Jakarta, Senin (20/1/2025).

"Nah, ini juga memang terjadi sebenarnya di pimpinan di ditjen yang lama dan juga ada salah seorang direktur di lingkungan di Ditjen Dikti itu tidak diperlakukan secara adil," ujar dia melanjutkan.

Ia menyebutkan, permasalahan semakin runyam setelah salah satu pegawai aparatur sipil negara (ASN), yakni Neni Herlina, juga mengaku dipecat sepihak oleh Satryo.

Neni merupakan pegawai yang bertugas menangani semua urusan rumah tangga Kemendikti Saintek.

Namun, Neni tiba-tiba dipecat oleh Satryo karena ada kesalahpahaman saat menjalankan tugas.

"Kalau pegawai melakukan kesalahan, itu kan bisa ditindaklanjuti dengan penjatuhan hukuman disiplin.

Tapi harus jelas prosedurnya, ini tidak dilakukan sama sekali. Bahkan diusir dan diberhentikan katanya, bahkan diminta angkat kaki," ujar Suwitno.

Oleh karena itu, Paguyuban Pegawai Kemendikti Saintek bergerak melakukan aksi ini sebagai ajang untuk menunjukkan rasa, serta menunjukkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa menteri yang telah dilantik bertindak sewenang-wenang.

"Terutama adalah kepada pejabat atau kepada Bapak Presiden yang sebenarnya mengangkat dan menunjuk beliau sebagai Menteri. Nah, kalau sudah seperti ini, apakah mau dilanjutkan atau tidak? Seorang pejabat itu yang harusnya memang menjadi contoh, apalagi di pendidikan tinggi," kata Suwitno.

Baca juga: Prabowo Wanti-Wanti soal Dendam Politik saat Pamit ke Kabinet Merah Putih, Begini Penjelasan Istana

Mengapa Neni Dipecat?

Neni mengatakan, permasalahan antara dia dan Satryo bermula dari meja yang harus diletakkan di ruang kerja  Satryo yang ternyata dianggap tidak sesuai oleh istri Prof. Satryo.

"Waktu itu permintaan mengganti meja itu dari istrinya sih. Karena waktu itu ke kantor, habis pelantikan beres-beres, kata sekretaris yang sekarang sudah dipecat itu bilang kayak gitu," kata Neni.

"Saya emang enggak tahu apa-apa, cuma besoknya dipanggil gitu aja. Dipanggil langsung dimarahi," ucap dia.

Neni juga merasa takut dan bingung bagaimana ia harus bersikap di kantor apakah harus bekerja ke kantor atau tidak.

"Enggak ada SK-nya juga. Cuman maksudnya sudah keterlaluan aja di depan anak magang, di depan staf-staf saya, gitu. Mempermalukan saya kan," ujar dia.

(Kompas.com/ Sania Mashabi, Fika Nurul Ulya, Ardito Ramadhan) (Tribunnews.com/ Facundo Chrysnha)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bertemu Pegawai yang Demo, Menteri Dikti Satryo: Mereka Minta Maaf", "Menteri Satryo Panggil 2 Pegawai Imbas Demo di Kemendikti Saintek", "Mengapa Menteri Dikti Satryo Brodjonegoro Didemo Pegawainya?", "Mendikti Cari Sosok yang Sebar Rekaman Suara, Bakal Tempuh Jalur Hukum" dan Tribunnews.com dengan judul Viral Rekaman Suara Diduga Menteri Satryo Bentak Pegawai, Terdengar Benturan Keras: Sengaja?

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved