Sabtu, 23 Mei 2026

Berita Nasional

Neni Herlina dan Suwitno Justru Minta Maaf, Ini Duduk Perkara Mendikti Satryo Viral Didemo ASN

Polemik Mendikti Saintek Satryo didemo ASN berujung damai, Neni Herlina dan Suwitno minta maaf, berikut penjelasan lengkapnya.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Via Tribun
zoom-inlihat foto Neni Herlina dan Suwitno Justru Minta Maaf, Ini Duduk Perkara Mendikti Satryo Viral Didemo ASN
istimewa
Pertemuan Mendikti Saintek Satryo (tengah) bersama dua tokoh aksi demo yakni Suwitno dan Neni Herlina pada Senin (20/1/2025) malam. 

TRIBUN-SULBAR.COM - Polemik yang melibatkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendikti Saintek) Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro kini telah berakhir damai.

Sebagai informasi, Satryo didemo sekira 235 pegawai Kendikti Saintek di depan Gedung Kemendikti Saintek, Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2025) pagi.

Aksi bertajuk 'Senin Hitam' ini digelar imbas adanya indikasi arogansi dan kesewenang-wenangan yang dilakukan Satryo beserta istrinya.

Puluhan pegawai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kemendikti Saintek, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin (20/1/2025).
Puluhan pegawai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kemendikti Saintek, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin (20/1/2025). (Kompas.com)

Ketua Paguyuban Pegawai Kemendikti Saintek Suwitno, memprotes adanya pergantian jabatan tidak sesuai prosedur.

Masalah semakin runyam setelah ASN Neni Herlina dipecat oleh Satryo dan dimarahi dengan kasar di hadapan rekan sejawat.

Namun, Satryo membantah tudingan bersikap arogan dan sewenang-wenang.

Ia mengaku telah bertemu dengan dua tokoh aksi demo yakni Suwitno dan Neni Herlina pada Senin (20/1/2025) malam.

Baca juga: Reaksi Prabowo Dengar Laporan Mendikti Satryo yang Viral Didemo ASN, Beri Pesan Lewat Mayor Teddy

“Kami memanggil dua tokoh yang melakukan unjuk rasa tersebut saudara Neni dan saudara Suwitno,” kata Prof Satryo dikutip dari Kompas Tv, Selasa (21/1/2025).
 
"Yang dipanggil hanya dua, karena kami amati sejak pagi yang aktif dari tadi pagi (demo) dua orang tersebut."

Dalam pertemuan yang juga dihadiri jajaran Kemendikti Saintek, Satryo menjelaskan, kementerian sedang melakukan beberapa proses rotasi mutasi.

Ini dilakukan untuk meningatkan efektivitas, kinerja, dan membuat kementerian sebagai organisasi yang clean dan efektf.

"Kami juga jelaskan tujuan kami apa dan ini dalam rangka memenuhi permintaan Pak Presiden Prabowo," ungkap dia.

"Proses tersebut merupakan keniscayaan dari sebuah organisasi yang berjalan dengan baik,” ujarnya. 

Baca juga: Viral Prabowo dan Steven Seagal Tak Sengaja Bertemu, Ternyata 35 Tahun Berteman Akrab

Setelah dijelaskan, kata Satryo, para perwakilan pegawai yang bertemu dengannya malam tadi juga sudah meminta maaf.

Para pegawai yang melakukan aksi unjuk rasa juga merasa menyesal dan berjanji akan mengikuti semua keputusan yang diberikan Mendikti Saintek. 

“Mereka menyatakan permintaan maaf karena apa yang dikerjakan tadi pagi dan mereka berjanji untuk mengikuti semua peraturan yang ada di Kemendikti Saintek,” ungkapnya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved