kemnaker
Data Sakernas 2025 7,35 Juta Pengangguran Didominasi Lulusan SMK, Wamenaker: SDM Kunci Utama
Wamenaker menyoroti pergeseran besar di dunia kerja yang menuntut kesesuaian keterampilan (skill mismatch).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Ramalan-Shio-ilustrasi-kesuksesan-dalam-bisnis-atau-pekerjaan.jpg)
TRIBUN-SULBA.COM – Berdasarkan data Sakernas (Survei Angkatan Kerja Nasional) November 2025, dari 218,85 juta penduduk usia kerja terdapat 7,35 juta pengangguran yang masih didominasi oleh lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan pentingnya penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia untuk menjawab tantangan masifnya perkembangan digitalisasi global, termasuk Artificial Intelligence (AI).
Baca juga: 2 Remaja Diamankan Polisi Imbas Tawuran Antar Kelompok di Desa Tonyamang Polman
Baca juga: Infodemik Dukono Ketika Konten Viral Mengalahkan Peringatan Bencana
Wamenaker menyoroti pergeseran besar di dunia kerja yang menuntut kesesuaian keterampilan (skill mismatch).
“Dunia kerja sedang mengalami perubahan besar akibat AI dan digitalisasi. Tantangan kita bukan hanya soal jumlah, tetapi kualitas dan kesesuaian keterampilan,” ujar Afriansyah saat menjadi narasumber Indonesia Cloud and Datacenter Convention 2026 di Jakarta, Kamis (7/5/2026).
Wamenaker menegaskan bahwa untuk mempercepat pemberdayaan angkatan kerja, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengandalkan platform SIAPkerja. Sistem digital terintegrasi ini hadir sebagai single gateway bagi masyarakat untuk mengakses layanan pelatihan, penempatan, hingga sertifikasi secara lebih efisien.
Selain digitalisasi layanan, Kemnaker juga fokus pada pelatihan berbasis kompetensi untuk memperkuat keterampilan teknis (hard skill) dan soft skill, serta sertifikasi sebagai pengakuan formal atas keahlian tenaga kerja.
Pilar Strategis
Dalam paparannya, Wamenaker menyampaikan bahwa program ketenagakerjaan dibangun di atas pilar strategis, terutama dalam peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui penguatan kurikulum, reskilling, dan upskilling.
“Kemnaker fokus pada perluasan penempatan tenaga kerja dengan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, industri, dan lembaga pendidikan. Semua ini didukung oleh reformasi ketenagakerjaan, termasuk pemanfaatan teknologi digital dan pengelolaan birokrasi yang lebih baik,” ujar Wamenaker.
Wamenaker menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan Indonesia periode 2024–2029 yang kuat, inklusif, dan adaptif. Langkah ini dilakukan melalui penguatan kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan tenaga kerja yang kompeten, terlindungi, dan mampu bersaing di tingkat global guna mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. (*)
Kemnaker RI
Pengangguran
Pengangguran Mamuju
Angka Pengangguran
Sarjana Pengangguran
SMK
Afriansyah Noor
| Satu Jamaah Haji Asal Polman Dipulangkan, Dilarang Masuk Arab Saudi 10 Tahun, Ini Kasusnya |
|
|---|
| 1.079 Hektare Hutan di Sulbar Terbakar Sepanjang 2025, KPH Mapilli Perketat Patroli |
|
|---|
| Lowongan Kerja Lulusan SMA hingga S1 untuk Wilayah Mamuju, Kesempatan Berkarir Profesional di Bank |
|
|---|
| Bak Terkena Bom, Begini Kondisi Kamar Kos di Mamuju yang Jebol Akibat Endapan Gas |
|
|---|
| Warga Sinyonyoi Kalukku Protes Dapur MBG, Rekrutmen Pekerja Dinilai Tak Prioritaskan Warga Lokal |
|
|---|