Beasiswa Manakarra

Lukman Umar Terima Beasiswa Manakarra, Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ombudsman Sulbar Menurun?

Kantor Ombudsman Sulbar bahkan sempat disegel mahasiswa dari Komite Peduli Pendidikan yang melakukan unjuk rasa.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
Plh Kepala Ombudsman Sulbar, Irfan Gunardi 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Lembaga Ombudsman Sulawesi Barat (Sulbar) tetap menerima laporan dan aduan masyarakat terkait pelayanan publik.

Kantor Ombudsman Sulbar berada di Jl Soekarno Hatta, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju.

Pantauan Tribun-Sulbar.com, Jumat (16/9/2022) meski kepala Ombudsman Sulbar Lukman Umar dipanggil ke Jakarta buntut dugaan pelanggaran kode etik menerima Beasiswa Manakarra, namun kantor itu tetap buka pelayanan.

Baca juga: Kepala Ombudsman Sulbar Dipanggil ke Jakarta Buntut Terima Beasiswa Manakarra Rp 30 Juta

Baca juga: Akui Dokumennya Tidak Lengkap, Sekda Mamuju Sudah Kembalikan Dana Beasiswa Manakarra ke Inspektorat

Kantor Ombudsman Sulbar bahkan sempat disegel mahasiswa dari Komite Peduli Pendidikan yang melakukan unjuk rasa.

Diketahui, Lukman Umar menerima Beasiswa Manakarra dari Pemkab Mamuju sebesar Rp 30 Juta.

Hasil temuan BPK RI Perwakilan Sulbar, harus pengembalian karena tidak memenuhi syarat sebagai penerima.

Bahkan saat ini bergulir di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar setelah dilaporkan salah satu warga, Muhaimin Faisal, soal dugaan KKN.

Pelaksana harian (Plh) Ombudsman Sulbar, Irfan Gunardi mengatakan, setelah kasus ini tingkat kepercayaan masyarakat bisa saja menurun.

Kepala Ombudsman Perwakilan Sulawesi Barat (Sulbar), Lukman Umar saat disambangi ke kantor perwakilan Ombudsman di Jl. Soekarno Hatta, Karema, Mamuju, Sulbar, Selasa (13/9/2022).
Kepala Ombudsman Perwakilan Sulawesi Barat (Sulbar), Lukman Umar saat disambangi ke kantor perwakilan Ombudsman di Jl. Soekarno Hatta, Karema, Mamuju, Sulbar, Selasa (13/9/2022). (Tribun Sulbar / Zuhaji)

"Secara tidak langsung pasti akan berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat," terang Irfan Gunardi saat ditemui di kantornya.

Namun dia mengaku itu normal saja.

Meski demikian, pihaknya terus membuka pelayanan untuk masyarakat.

"Bahwa layar tetap harus berkembang untuk pelayanan publik," tambah Irfan.

Sebelumnya diberitakan, kepala Ombudsman Sulbar, Lukman Umar berangkat ke Jakarta pada Kamis (15/9/2022) malam.

Ia dipanggil menghadap ke Ombudsman RI untuk memberikan hak jawab serta klarifikasi terkait masalah yang terjadi.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved