Harga BBM Naik

Update Harga Tiket Bus di Terminal Simbuang Mamuju Pasca Kenaikan Harga BBM

Kenaikan itu menyusul naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, jenis Pertalite menjadi Rp 10 ribu per liter dan Solar menjadi Rp 6.800 per l

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun Sulbar / Fahrun Ramli
Suasana keberangkatan bus di Terminal Simbuang Mamuju, Sulbar, Minggu (24/4/2022) kemarin malam. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Harga tiket bus di terminal tipe A Simbuang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) sdauh mengalami kenaikan.

Kenaikan itu menyusul naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, jenis Pertalite menjadi Rp 10 ribu per liter dan Solar menjadi Rp 6.800 per liter.

Sebelumnya Pertalite di harga Rp 7.650 ribu per liter dan Solar bersubsidi Rp 5.150 per liter.

Terminal yang berada di Simboro itu tiap harinya melayani tiga rute transportasi bus, berangkat di malam hari.

Pertama Bus Antara Kota Antara Provinsi (AKAP), bus yang menghubungkan dua kota yang terletak pada provinsi yang berbeda.

Seperti perjalanan antara Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng) menuju Mamuju, Sulbar, dan kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Serta terdapat pula perjalanan bus antara kota dalam provinsi atau biasa disingkat (AKDP).

Yakni layanan angkutan antara daerah dalam satu provinsi, seperti Mamuju-Polman, atau Mamuju-Majene.

Koordinator Satuan Pelayanan (Korsappel) Terminal Simbuang Mamuju, Lukman mengatakan rute Mamuju-Makassar tiketnya sudah naik.

"Berdasarkan laporan Perusahaan Otobus (PO) sudah ada beberapa yang naik, dan lainya masih menunggu dari kantor pusat," terang Lukman saat dihubungi, Selasa (6/9/2022).

Dijelaskan perubahan kenaikan itu berlaku pada Minggu (4/9/2022) kemarin, satu hari sejak kenaikan harga bbm, pada Sabtu (3/9/2022).

Namun, lanjut dia, masih ada PO yang masih menuggu perubahan harga terbaru dari kantor pusat di Makassar.

Seperti PO Litha dan Bintang Prima yang sampai hari ini, masih belum mengalami kenaikan tarif.

"Litha MP besok mereka baru mulai ada kenaikan, juga Bintang Prima, tentu kenaikannya kami awasi," lanjut Lukman.

Halaman
12

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved