TOPIK
Longsor Majene
-
Tidak ada korban jiwa dalam bencana alam ini. Evakuasi kendaraan dilakukan secara manual.
-
Kondisi ini memicu kemacetan panjang kendaraan baik dari arah Mamuju maupun dari arah Makassar.
-
Menurut Halik, lokasi longsor berada atau tidak jauh dari titik longsor yang terjadi pagi tadi.
-
Usai longsor, jalur trans Sulawesi Barat penghubung antara Kabupaten Majene dan Mamuju masih diberlakukan sistem buka tutup.
-
Kapolsek Sendana AKP Muhammad Tauhid mengatakan ada dua alat berat membersihkan longsoran.
-
Dalam kejadian tersebut seorang wanita yang hendak melahirkan terjebak di lokasi kejadian dan langsung dievakuasi agar dapat pertolongan
-
Namun seandainya tidak, dia juga meminta masyarakat tidak perlu khawatir karena Pertamina akan menyiapkan stok BBM dari Donggala
-
Longsor terjadi akibat hujan deras menyebabkan material dari tebing di sisi jalan menutup jalan poros Majene-Mamuju.
-
Lokasi longsor terjadi di Desa Lattedong, Kecamatan Sendana, Majene, Sulbar.
-
Laporan masuk di BPBD Sulbar menyebut longsor terjadi di Desa Lattedong, Kecamatan Sendana, Majene, Sulbar.
-
Dari pantauan di lokasi, lanjut Ilhamsyah, longsor ini menutupi jalan Trans Sulawesi selebar 10 meter.
-
Longsor di wilayah Majene ini akibat hujan deras menyebabkan material dari tebing di sisi jalan menutup jalan poros Majene-Mamuju.
-
Belum ada petugas dari pihak Balai Pengelola Jalan Nasional maupun PURP yang turun melakukan pembersihan material untuk membuka kembali akses jalan
-
Lalu lintas jalan Trans Sulawesi daerah Onang Sendana Majene kembali normal setelah kecelakaan tunggal tersebut.
-
Personel BPBD Majene terus siaga di kantornya memantau kondisi di lapangan. Termasuk jalan di Onang.
-
BMKG mengimbau, pengendara yang melintas di wilayah Tubo agar berhati-hati dan mengurangi kecepatan jika hujan atau pun baru selesai hujan.
-
Pengendara motor itu sementara melintas di wilayah Sangiang, Desa Onang. Tiba-tiba tanah dari bukit jatuh dan menimpa pengendara tersebut.
-
"Sekitar jam 4 sore longsor karena deras sekali lagi hujan," ujar Halik kepada Tribun-Sulbar.com, Jumat (12/11/2021).
-
Ia mengimbau kepada pengendara agar ekstra hati-hati jika melintas di wilayah Lombona, Tubo Tengah.
-
Tiga titik itu yakni Lombona (Desa Tubo Tengah), Dusun Sumakuyu (Desa Onang) dan Dusun Onang (Desa Onang Utara).
-
Kapolsek Sendana Iptu Suryanto mengatakan, longsor kembali terjadi sekitar pukul 18.00 Wita.
-
Sistem buka tutup jalan juga masih diberlakukan di sejumlah titik lokasi pengerjaan tebing di Tubo.
-
Titik ini adalah salah satu titik pengerjaan sehingga masih sangat rawan longsor.
-
Meski sudah tembus, ia tetap mengimbau warga agar tetap berhati-hati jika melintasi daerah rawan longsor di wilayah Kecamatan Ulumanda.
-
"Alhamdulillah warga aman. Warga masih punya persediaan sembako. Jadi tidak kesulitan makanan," lanjutnya.
-
"Ketersedian bahan pokoknya masih aman sampai saat ini," beber Camat Ulumanda, Muhammad Arif.
-
Ada beberapa jalur menuju Jalan Trans Sulbar tertutupi material longsor pada saat hujan deras beberapa hari terakhir.
-
Sistem buka tutup ini dilakukan karena adanya proyek pengerjaan pemulihan kondisi dan rekonstruksi ruas jalan batas Kabupaten Majene - Tammerodo.
-
Namun, sejak adanya sistem buka tutup tersebut, sopir harus menghabiskan waktu 6 jam untuk bisa sampai ke Kota Mamuju.
-
"Alhamdulillah karena hari ini ramai. Sudah ada Rp 500 ribu kayaknya," ujar Patimah.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved