Breaking News:

Longsor Majene

Cerita Ibu Patimah, Raup Untung Akibat Longsor Lombo'na Desa Tubo Tengah Majene

"Alhamdulillah karena hari ini ramai. Sudah ada Rp 500 ribu kayaknya," ujar Patimah.

Tribun-Sulbar.com/Misbah Sabaruddin
Ibu Patimah (jilbab orange) satu diantara pedagang yang mangkal di pinggir jalan Lombo'na Desa Tubo Tengah, Kecamatan Tubo Sendana. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Ibu Patimah (35) warga Lombo'na Desa Tubo Tengah, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene meraup untung di tengah macetnya kendaraan akibat longsor.

Ibu Patimah adalah satu diantara pedagang yang mangkal di pinggir jalan Lombo'na Desa Tubo Tengah, Kecamatan Tubo Sendana.

Ia menjual nasi putih, minuman, kopi, cendol dan beberapa makanan ringan.

Di hari biasa, ia hanya mendapat untung Rp 100 ribu - Rp 200 ribu per hari.

Namun hari ini, Senin (6/9/2021), ia meraup untung dua kali lipat karena macet akibat longsor.

Baca juga: Macet Parah, Material Longsor Tutup Jalan di Lombona Tubo Tengah Majene

Alat berat yang bersihkan material longsor di Tubo Tengah Majene
Alat berat yang bersihkan material longsor di Tubo Tengah Majene (Tribun Sulbar / Ilham Mulyawan)

Longsor di Lombo'na Desa Tubo Tengah, Kecamatan Tubo Sendana sempat menutup total badan jalan.

Sehingga mengakibatkan macet panjang selama kurang lebih 11 jam.

Pengendara tak punya pilihan selain menunggu arus lalu lintas lancar.

Untuk melepas haus dan lapar di tengah kemacetan, pengendara membeli air atau pun makanan di lapak Ibu Patimah.

Sejumlah petugas TNI dan Polri juga memilih singgah di lapaknya menikmati kopi.

Halaman
12
Penulis: Misbah Sabaruddin
Editor: Hasrul Rusdi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved