Longsor Majene
WASPADA! Wilayah Tubo Majene Masih Berpotensi Hujan Malam Ini hingga Dini Hari
BMKG mengimbau, pengendara yang melintas di wilayah Tubo agar berhati-hati dan mengurangi kecepatan jika hujan atau pun baru selesai hujan.
Penulis: Nasiha | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Longsor-di-Sangiang-Majene.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Majene, memperkirakan wilayah Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, masih berpotensi diguyur hujan malam ini hingga dini hari.
Prakirawan BMKG Majene, Muhammad Sultan Djakaria, mengatakan, wilayah Kecamatan Tubo Sendana berpotensi hujan ringan hingga sedang malam ini sampai dini hari.
"Wilayah Tubo diprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang malam ini hingga dini hari," ujar Muhammad Sultan kepada Tribun-Sulbar.com, Jumat (12/11/2021).
Ia mengatakan, wilayah dengan intensitas hujan tinggi rawan longsor dan banjir.
Utamanya, di wilayah Tubo yang memiliki beberapa titik rawan longsor.
BMKG mengimbau, pengendara yang melintas di wilayah Tubo agar berhati-hati dan mengurangi kecepatan jika hujan atau pun baru selesai hujan.
Juga tetap mengikuti arahan petugas di lokasi rawan longsor.
"Himbauan kami bagi pengendara agar berhati-hati jika hujan. Sebaiknya menepi untuk sementara hingga hujan reda dan selalu ikuti arahan dari petugas yang berada di lokasi rawan longsor," tukasnya.
Sebelumnya diberitakan, Jalan Trans Sulawesi tepatnya di Sangiang, Dusun Sumakuyu, Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana kembali longsor, Jumat (12/11/2021).
Longsor terjadi setelah wilayah tersebut di guyur hujan deras.
Jalan Trans Sulawesi tertutup lumpur metarial longsor.
Mengakibatkan akses jalan lumpuh total.
Kepala Dusun Sumakuyu, Desa Onang Halik mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 16.00 Wita.
"Sekitar jam 4 sore longsor karena deras sekali lagi hujan," kata Halik kepada Tribun-Sulbar.com, Jumat (12/11/2021).
Satu unit motor sempat tertimbun longsor