TOPIK
Penemuan Mayat
-
Diduga penyakitnya kambuh saat berada di tepi sungai sehingga menyebabkan korban terjatuh dan tenggelam.
-
Personel piket penjagaan bersama PS Kanit Reskrim Polsek Allu langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
-
Setelah beberapa kali diketuk tanpa respons, rekan kerja korban bersama ibu kos, Sri Winda, akhirnya membobol pintu.
-
Menurut hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
-
Sehingga pihak keluarga juga menunggu hasil otopsi, memastikan penyebab kematian Ruben Palangga.
-
Setelah diperiksa, Ruben Pallangga ditemukan sudah tidak bernyawa di atas tempat tidurnya.
-
Penemuan korban berawal dari kecurigaan warga melihat korban tidak keluar kamar sejak pagi.
-
Terduga pelaku diketahui berinisial IM warga asal Kota Mataram, namun membeli rumah di Lombok Barat.
-
Polisi menemukan muntahan di sekitar jenazah, dan sampel dari muntahan tersebut telah diambil untuk pemeriksaan lebih lanjut.
-
Usai mendapat laporan warga, gabungan Piket Fungsi langsung mendatangi Tepat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengamankan lokasi dan mengevakuasi jenazah
-
Ipda Herman menjelaskan, seorang saksi bernama Deni mengatakan, sebelum ditemukan meninggal, korban sempat mengeluh sakit perut.
-
Namun ditemukan muntahan di sekitar jenazah, dan sampel dari muntahan tersebut telah diambil untuk pemeriksaan lebih lanjut.
-
Warga setempat Mahmud, mengungkapkan ia sempat mengira korban sedang tertidur saat pertama kali melihatnya.
-
Jenazah pria yang belum diketahui indentitasnya itu membuat geger warga sekitar, karena ditemukan dalam kondisis tergeletak.
-
Pihak kepolisian dari Polsek Tapalang masih berada di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan awal.
-
Menurut keterangan penjaga wisata setempat, inisial R, korban bukan tenggelam, melainkan hanya berendam di pinggir pantai.
-
Semasa hidupnya, almarhum dikenal menghargai waktu dan sangat loyal terhadap pekerjaannya sebagai P2UPD di Inspektorat Kabupaten Majene.
-
Pria 42 tahun ini sebelumnya ramai dicari keluarga karena tak kunjung pulang ke rumah.
-
Salah satu keluarga korban yang mendatangi rumah kos milik korban curiga dengan adanya bau busuk bangkai.
-
Saksi kemudian mulai menyemprot lahan kebun kelapa sawitnya, dan tak sengaja melihat tubuh korban dalam keadaan tengkurap di bawah air.
-
Kepala Desa Barakkang, Bahrum Ratte mengatakan, korban seorang pria berinisial S (35) asal Desa Tasokko, Kecamatan Karossa
-
Hingga saat ini, penyebab kematian korban masih belum diketahui dan sedang dalam penyelidikan pihak berwajib.
-
Sosok mayat ini merupakan nenek lansia bernama Sitti (70) sempat dikabarkan hilang sejak 31 Januari 2025.
-
setelah dilaporkan hilang saat melaut, nelayan hilang bernama Suparman (54) ditemukan meninggal dunia di perairan Majene.
-
Saat ini, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Mateng bersama tim gabungan lainnya bergerak menuju rumah sakit untuk menjemput jenazah tersebut.
-
Saat ini, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Mateng bersama tim gabungan lainnya bergerak menuju rumah sakit untuk menjemput jenazah tersebut.
-
Selain membusuk, mayat yang diduga berjenis kelamin laki-laki tersebut sudah berubah tengkorak pada bagian wajah
-
Mayat tersebut dibawa ke bibir pantai menggunakan kapal Katinting, dengan cara diseret dari belakang menggunakan tali.
-
Kata dia, perjalanan dari Makassar, korban sempat bermalam di rumah kakaknya bernama Agustinus di Dusun Tumonga, Kecamatan Anreapi.
-
Kasat Reskrim Polres Mamasa, Iptu Drones Madika, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved