TOPIK
Cuaca Buruk
-
Hal tersebut disebabkan sudah hampir dua pekan nelayan tidak melaut akibat cuaca buruk atau gelombang tinggi.
-
Pantauan Tribun-Sulbar.com, di pesisir Pantai Bahari, Jl Bahari, Kelurahan Wattang tampak jejeran perahu nelayan terlihat di atas daratan.
-
Ia katakan, sebelumnya ikan ukuran sedang Rp 20 ribu dengan isi 5 hingga 6 ekor kini hanya isi 3 ekor.
-
Meski maut berada di depan mata, Dudun tetap berusaha tegar demi anaknya yang saat itu ikut bersamanya melaut.
-
Diketahui, akibat angin kencang Selasa dini hari, puluhan rumah warga di Kecamatan Papalang rusak. Bahkan ada yang rata dengan tanah.
-
Pantauan Tribun-Sulbar.com, lapak pedagang yang terbuat dari kayu porak-poranda diterjang gelombang tinggi.
-
Hal ini berdasarkan data hasil assesment Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju Tengah.
-
Terpisah, Kepala BPBD Mamuju Muhammad Taslim masih dalam pendataan bencana angin kencang yang terjadi semalam.
-
Beruntung, tidak ada korban jiwa yang ditimbulkan akibat angin kencang yang terjadi saat warga lelap tertidur.
-
Hampir seluruh wilayah Sulbar terdampak angin kencang diserta hujab lebat dini hari tadi.
-
Peristiwa itu terjadi pada saat angin kencang melanda wilayah Majene. Pemerintah Kabupaten Majene sudah meninjau lokasi kejadian.
-
Awak Tribun-Sulbar.com masih berupa menghubungi Badan Panggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju untuk konfirmasi kejadian tersebut.
-
Kondisi gelombang tinggi di Majene diperkirakan masih akan berlangsung hingga pergantian tahun baru 2023 yang tinggal beberapa hari lagi.
-
Rencananya, kapal-kapal tersebut akan melanjutkan perjalanan pada Jumat, 30 Desember 2022 mendatang.
-
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Majene menyampaikan total kerusakan pada bangunan sekitar 537 unit baik rumah, tempat usaha maupun tanggul.
-
Upaya diambil BPBD yakni berkoordinasi koordinasi secara instens dengan pihak BMKG stasiun metereologi Majene.
-
Seperti disampaikan pedagang ikan yang berjualan di Pangali-ali, Kecamatan Banggae, Apriadi, saat ditemui Tribun-Sulbar.com, Jumat (21/1/2022).
-
Kondisi cuaca di Kabupaten Polewali Mandar dua hari terakhir hujan deras dan disertai dengan angin kencang.
-
Pantuan Tribun-Sulbar.com, Jumat (21/1/2022) terlihat puluhan kapal sandar di sungai Kali Mamuju.
-
Prakiraan cuaca BMKG, Kabupaten Majene masih berpotensi hujan lebat, angin kencang dan gelombang tinggi.
-
Upaya Basarnas ini sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem akhir tahun 2021 hingga awal 2022.
-
Kondisi ini bertepatan dengan fase bulan purnama yang dapat berpengaruh terhadap pasang surut air laut.
-
Lingkungan Tamo merupakan salah satu daerah yang padat penduduk di Kelurahan Baurung.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved