TOPIK
Banjir Pasangkayu
-
Air menggenangi area parkir hingga akses masuk utama, sehingga aktivitas keluar-masuk kendaraan dan warga terganggu.
-
Bantuan logistik dibawa menggunakan perahu dan diserahkan langsung kepada warga di tengah kondisi lingkungan yang masih dikepung banjir.
-
Ia menjelaskan, kondisi tersebut sangat membahayakan karena material longsor kerap menutup badan jalan.
-
Melihat kondisi tersebut, ia bersama keluarganya langsung mengamankan barang-barang rumah tangga.
-
Ia menyebut, air diduga berasal dari aliran gunung tak jauh dari lokasi rumahnya.
-
Menurutnya, kondisi itu terjadi karena sistem drainase di sekitar jalan utama banyak tidak berfungsi dengan baik.
-
Seluruh siswa diarahkan membantu membersihkan kelas masing-masing dari sisa lumpur dan genangan air.
-
Tiga dusun yang terdampak antara lain Dusun Matua Jaya, Dusun Rondomayang 2, dan Dusun Batio.
-
Beberapa fasilitas umum seperti sekolah dan Puskesmas Pembantu (Pustu) juga terdampak banjir ini.
-
Dari kejadian ini, semua pihak terkait diharapkan untuk melakukan evaluasi bersama guna mencegah kejadian yang serupa terulang.
-
Dia juga prihatin terhadap sekolah yang harus memindahkan aktivitas belajar siswanya ke mushola, akibat gedung sekolah yang direndam banjir.
-
Akibat banjir ini aktivitas belajar sekolah SD Marambeau Pasangkayu terpaksa dipindahkan ke musholla depan sekolah.
-
Luapan air telah menggenangi badan jalan sepanjang 700 meter, dengan ketinggian air mencapai betis orang dewasa.
-
Akibat banjir yang menimpa Dusun Marambiau dan Sinar Wajo, sebabkan puluhan rumah beserta tanaman jagung milik warga terendam.
-
Puluhan rumah warga yang terendam banjir dari teras sampai dapur setinggi di atas mata kaki orang dewasa.
-
Diprediksi ada sekitar 300 KK se Kecamatan Sarjo Pasangkayu akibat hantaman banjir
-
Camat Sarjo, Nasir, mengatakan dari tiga desa terendam banjir adalah Desa Sarude yang terparah.
-
Meluapnya sungai Lariang ini menyusul seringnya hujan mengguyur wilayah Kabupaten Pasangkayu dan dalam tiga hari terakhir.
-
Wakil Ketua BPD Desa Martasari, Sakhid mengatakan saat ini genangan banjir masih terjadi sehingga aktivitas warga terganggu.
-
"Dari tadi hujan deras, pas mau melintas ke arah Palu, air sudah naik di jalan dan masuk ke pemukiman warga," ujar Muhammad Haidar.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved