Banjir Pasangkayu

Sungai Lariang Psangkayu Meluap, 6 Desa Mulai Terdampak

Meluapnya sungai Lariang ini menyusul seringnya hujan mengguyur wilayah Kabupaten Pasangkayu dan dalam tiga hari terakhir.

Penulis: Egi Sugianto | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribuners Erwin
Kondisi terkini di Desa Lariang Psangkayu terdampak akibat meluapnya sungai Lariang, Selasa (6/9/2022) 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Sungai terbesar di sulawesi yakni Sungai Lariang Kabupaten Pasangkayu meluap, Selasa (6/9/2022).

Meluapnya sungai Lariang ini menyusul seringnya hujan mengguyur wilayah Kabupaten Pasangkayu dan dalam tiga hari terakhir.

Dilaporkan ada sekitar enam desa dan tiga kecamatan yang terdampak luapan sungai Lariang.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Tribun-Sulbar, sungai telah menggenangi jalan dan merendam pemukiman warga dibeberapa desa. 

Air mulai meluber sekitar pukul 07.00 wita, Selasa hari ini 6 September 2022.

Diketahui banjir merendam Desa Sumber Sari, Desa Lelejae dan Desa Ompi se Kecamatan Bulutaba. 

Kemudian ada Desa Kulu dan Desa Bambakoro di Kecamatan Lariang serta Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya.

Pendamping Desa Ompi, Arham mengatakan untuk desa Ompi tidak bisa lagi ditempuh dengan kendaraan, karena akses menuju kesana telah terputus oleh genangan air setinggi paha orang dewasa.

"Banjir terjadi di Ompi akibat luuapan dari sungai Lariang, karena beberapa hari terakhir ini selalu hujan," sebutnya saat ditanya kondisi terkini via telepon.

Tim BPBD Pasangkayu yang dikonfirmasi soal laporan sungai Lariang meluap belum berhasil dikonfirmasi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved