TOPIK
Banjir Mamuju Tengah
-
Langkah ini dilakukan guna memastikan kondisi terkini, mendata kebutuhan mendesak warga, serta merumuskan penanganan lanjutan.
-
BPBD juga mengimbau warga di wilayah rawan banjir tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.
-
Seorang warga, Harlina mengatakan, kondisi tersebut sudah dirasakan bertahun-tahun.
-
Dari dua dusun tersebut, sedikitnya 21 Kepala Keluarga (KK) dan 53 jiwa terdampak banjir.
-
"Penyebabnya, curah hujan tinggi sejak pukul 05.00 WITA," kata Resky kepada Tribun-Sulbar.com, kemarin.
-
Kepala Desa Tobadak, Kornelius menjelaskan, pihaknya menggelontorkan dana sebesar Rp12.650.000 untuk melakukan normalisasi sepanjang 740 meter.
-
Dikatakan, tiga unit armada Damkar dikerahkan melakukan pembersihan sisa lumpur banjir di beberapa titik.
-
Ia menjelaskan, penyebab banjir dikarenakan curah hujan tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng).
-
penyebab banjir di sebabkan intensitas curah hujan tinggi mengakibatkan debit air Sungai Kalia meluap ke pemukiman.
-
Ketinggian air mencapai mencapai 50 sentimeter (setinggi paha orang dewasa) di Desa Tasokko, Kecamatan Karossa.
-
Bantuan disalurkan berupa beras 10 kg sebanyak 14 sak, mie instan 14 pack, kemasan air minum gelas sebanyak 14 dus, serta 14 paket bansos lainnya.
-
Akibatnya debit air Sungai Salubiro meluap dengan arus deras sehingga, tanggul rusak berat dan Jebol.
-
pemilik rumah bernama Agustan (40) terpaksa mengungsi ke rumah saudaranya karena air masih merendam rumahnya.
-
Herman berharap, pemerintah bisa membantu membenahi parit agar ketika hujan deras tidak terjadi lagi banjir.
-
Banjir disebabkan sungai Barakkang meluap setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi pada Senin (4/12/2023).
-
Bachtiar mejelaskan, pihaknya sejauh ini telah melakukan langkah-langkah antisipasi untuk meminimalisir dampak yang diakibatkan.
-
Sekolah yang terletak di Dusun Tomemba Desa Tasokko Kecamatan Karossa, Mamuju Tengah nampak penuh lumpur usai diterjang banjir, Minggu (26/11/2023).
-
Bahan pokok dibawa BPBD Mamuju Tengah ini berupa beras, telur, ikan sarden mie dan air mineral.
-
Pantauan jurnalis Tribun-Sulbar.com pada Rabu (5/7/2023) sejumlah warga terlihat memanem sawit ditengah genangan air setinggi lutut.
-
Akibatnya arus lalu lintas masih terhambat, warga memanfaatkan dompeng yang sudah dimodifikasi sebagai alat transportasi.
-
Pantauan, jalan sepanjang kurang lebih 1 kilometer tergenang air setinggi betis orang dewasa.
-
Tak ada korban jiwa dan tidak ada warga yang diungsikan atas kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 200 juta.
-
Salah satu tokoh masyarakat, Hamusa mengatakan, selain berdampak kepada perekonomian, banjir juga berdampak pada kesehatan warga.
-
Pantauan Tribun-Sulbar.com Kamis (27/10/2022) kemarin, air merendam seluruh bangunan serta ruang kegiatan belajar. Ketinggian air sekira 70 cm.
-
Jalan penghubung antara dua dusun tergenang air setinggi 70 hingga 100 cm, sehingga warga terpaksa menggunakan perahu untuk meyeberang.
-
Mobil dapur lapangan ini disiagakan di kantor Desa Pangalloang yang menjadi lokasi posko siaga bencana.
-
Buaya tersebut muncul saat air surut usai banjir yang melanda Desa Pangalloang, Selasa (18/10/2022) kemarin.
-
Lanjut Herman, hari ini air sudah mulai surut, ruas jalan yang sempat terendam air kemarin sudah bisa dilalui kendaraan roda dua.
-
Herman mengatakan, wilayah yang masih terendam adalah Dusun Kampung Baru. 27 kepala keluarga dengan 92 jiwa masih bertahan di rumah masing-masing.
-
Banjir yang melanda Desa Tobadak Kecamatan Tobadak, Mamuju Tengah dimanfaatkan sejumlah anak-anak untuk bermain, Minggu (16/10/2022).