Hewan Kurban
Jelang Iduladha 2026, Petugas Keswan Periksa Hewan Kurban dan Deteksi Penyakit di Polman
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak disembelih.
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Petugas-kesehatan-hewan-dari-Dinas-Peternakan-Kabupaten-Polewali-Mandar.jpg)
Ringkasan Berita:
- Dinas Peternakan Polman menggencarkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban menjelang Idul Adha.
- Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan bebas dari penyakit seperti PMK, antraks, dan Jembrana.
- Hewan yang dinyatakan sehat diberikan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Petugas kesehatan hewan dari Dinas Peternakan Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, menggencarkan pemeriksaan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha, Kamis (21/5/2026).
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak disembelih.
Selain itu, pemeriksaan dilakukan agar hewan kurban terbebas dari berbagai penyakit menular.
Baca juga: Prabowo Kurban 7 Sapi di Sulbar, Terberat Capai 1,15 Ton dari Polewali Mandar
Baca juga: Warga Paraili Mamuju Tengah Mengaku Dihipnotis OTK, Uang Rp15 Juta Raib
Petugas mendatangi sejumlah kandang milik peternak dan pedagang hewan kurban di wilayah Polman.
Di antaranya lokasi penjualan hewan kurban di Jalan Nuri, Kelurahan Pekkabata, dan Jalan Gunung Tammengundur, Kelurahan Lantora.
Petugas melakukan pemeriksaan fisik hewan mulai dari mulut, gigi, mata, hingga bagian tubuh lainnya.
Selain pemeriksaan fisik, petugas juga mengambil sampel darah serta memberikan obat dan vitamin.
Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan (Disbuntarnak) Polman, Mohammad Jumadil, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memastikan hewan kurban memenuhi syarat kesehatan dan syariat.
Pastikan Hewan Bebas Penyakit
Menurut Jumadil, hewan yang telah diperiksa dan dinyatakan sehat akan diberikan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).
“Sebagai bukti hewan kurban telah melalui pemeriksaan dan dinyatakan sehat serta layak untuk dikurbankan,” kata Jumadil.
Ia menjelaskan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan terbebas dari penyakit antraks, penyakit mulut dan kuku (PMK), serta Jembrana.
Dengan begitu, daging hewan kurban dipastikan aman dikonsumsi masyarakat.
Sejauh ini, petugas belum menemukan adanya hewan kurban yang mengalami sakit.
Seluruh hewan yang diperiksa dinyatakan sehat dan layak untuk dikurbankan.
Jumadil menambahkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban akan terus dilakukan secara rutin hingga Hari Raya Idul Adha. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli.
| Curhat Pedagang Hewan Kurban di Mamuju, Harga Naik Pembeli Berkurang Meski Ada Promo Gratis Potong |
|
|---|
| Harga Hewan Kurban di Mamuju Melonjak, Kambing dan Sapi Naik hingga Rp 2 Juta per Ekor |
|
|---|
| 323 Hewan Kurban Siap Disembelih di Mamuju, Termasuk Sapi Kurban Presiden Prabowo |
|
|---|
| Faktor Ekonomi? Pedagang Kambing di Mamuju Tengah Ngeluh Sepi Pembeli Jelang Idul Adha |
|
|---|
| Dinas Peternakan Majene Sudah Periksa 6 Ribu Hewan Kurban, Termasuk Umur |
|
|---|