Hewan Kurban
Dinas Peternakan Majene Sudah Periksa 6 Ribu Hewan Kurban, Termasuk Umur
Hingga akhir Mei 2025, total 6.468 ekor hewan kurban telah diperiksa, terdiri dari 4.484 ekor kambing dan 1.984 ekor sapi.
Penulis: Anwar Wahab | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Pusat-Kesehatan-Hewan-Puskeswan-K.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Dinas Peternakan Kabupaten Majene melalui Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) terus menggencarkan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan kurban.
Hingga akhir Mei 2025, total 6.468 ekor hewan kurban telah diperiksa, terdiri dari 4.484 ekor kambing dan 1.984 ekor sapi.
Pemeriksaan untuk memastikan setiap hewan yang akan dikurbankan, terutama yang dikirim ke luar daerah seperti Kalimantan, dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.
Baca juga: Warga Kalukku Mamuju Tertembak Senapan Angin, Proyektil Bersarang Dekat Paru-paru Polisi Cari Pelaku
Baca juga: 2 Pemuda Baku Pukul Hingga Wajah Memar di Polman Gara-gara Senggolan Didamaikan di Kantor Polisi
“Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari vaksinasi, pemasangan identitas, pengecekan fisik, hingga pengambilan sampel darah untuk mendeteksi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Jembrana,” jelas Kabid Peternakan Dinas Peternakan Majene, Aisya Nur, saat ditemui di kantornya, Rabu (28/5/2025).
Ia juga menambahkan bahwa usia hewan menjadi salah satu indikator penting khususnya untuk sapi.
“Syarat sah kurban adalah minimal dua tahun untuk sapi. Ini bagian dari standar pemeriksaan kami,” tambahnya.
Dalam beberapa pekan terakhir, Majene telah memberangkatkan ribuan ekor sapi ke Kalimantan sebagai bagian dari distribusi hewan kurban. Proses ini diawasi ketat oleh petugas kesehatan hewan.
Selain pemeriksaan, Dinas Peternakan juga aktif mengedukasi peternak tentang cara menjaga kesehatan ternak, seperti, memberikan pakan yang bergizi dan bersih, menyediakan air minum yang cukup, menjaga kebersihan kandang, melakukan vaksinasi dan pemeriksaan rutin, mengisolasi ternak baru, dan melaporkan gejala sakit ke Puskeswan
“Ini adalah upaya kami mencegah penyebaran penyakit dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap hewan kurban asal Majene,” tegas Aisya.
Dinas Peternakan juga mengajak peternak untuk aktif memeriksakan hewannya secara mandiri. “Tim kami terbatas, jadi bila ada masalah kesehatan pada ternak, mohon segera dibawa ke Puskeswan,” pungkasnya.
Laporan wartawan Tribun Sulbar.com Anwar Wahab
| 323 Hewan Kurban Siap Disembelih di Mamuju, Termasuk Sapi Kurban Presiden Prabowo |
|
|---|
| Faktor Ekonomi? Pedagang Kambing di Mamuju Tengah Ngeluh Sepi Pembeli Jelang Idul Adha |
|
|---|
| Jelang Iduladha, 6.493 Ternak di Sulbar Diperiksa Sebelum Dikirim ke Kaltim, 16 Positif Brucellosis |
|
|---|
| Dinas Peternakan Majene Perketat Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban Idul Adha |
|
|---|
| Dinas Peternakan Mamuju Tengah Intens Cek Kesehatan hewan Kurban jelang Idul Adha |
|
|---|