Sabtu, 25 April 2026

MBG

Menu Bakso Berbau dan Lembek, 128 Ompreng MBG di SDN 060 Mampie Polman Dikembalikan

Sedikitnya ada 128 ompreng MBG tidak jadi dibagikan kepada siswa di SDN 060 Mampie pada Kamis (29/1/2026) kemarin.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Abd Rahman

Ringkasan Berita:
  • SPPG Dapur MBG di Polman menarik 128 ompreng makanan dari SDN 060 Mampie setelah menu bakso diduga basi dan tidak layak konsumsi.
  • Kepala SPPG Campurjo II mengakui ada menu MBG yang berubah aroma, diduga karena dikemas saat masih panas, sehingga penyaluran dihentikan dan makanan ditarik.
  • Kasus ini viral di media sosial setelah guru mengunggah video menu MBG lembek dan berbau, mendorong evaluasi penyajian makanan agar kejadian serupa tak terulang.

 

TRIBUN-SULBAR.COM,POLMAN- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Polman menarik kembali menu MBG dari SDN  SDN 060 Mampie.

MBG itu ditarik lantaran menu bakso diduga basi dan tidak layak untuk dikonsumsi ratusan siswa di sekolah tersebut.

Sedikitnya ada 128 ompreng MBG tidak jadi dibagikan kepada siswa di SDN 060 Mampie pada Kamis (29/1/2026) kemarin.

Sehingga guru SDN 060 Marhaban bersama pihak SPPG sepakat mengembalikan ompreng MBG itu.

Baca juga: Mahasiswa Sulbar Dukung Polri Tetap Independen Tanpa di Bawah Naungan Kementerian

Baca juga: 3 Kali KLB Keracunan MBG di Sulbar Korban 113 Orang, Ratusan Dapur Belum Punya Sertifikat Sanitasi

"Harapannya kita pihak sekolah agar pihak SPPG mengevaluasi menu makanan, agar kejadian serupa tidak lagi terjadi," ungkap Marhaban.

SPPG Akui Menu Makanan Basi 

Kepala SPPG Campurjo II Polman, Muh Fadil menyampaikan kronologi ditemukannya ompreng menu MBG diduga basi.

Fadil menyampaikan awalnya laporan itu diterima dari pihak sekolah SDN 031 Tumpiling adanya menu dalam ompreng diduga berubah bentuk dan aroma.

"Sehingga kita hentikan penyaluran ompreng yang ditemukan berubah aromanya atau diduga basi," ungkap Fadil.

Dia menyampaikan tidak semua ompreng menu MBG berubah rasa dan aroma atau diduga basi di SDN 031 Tumpiling.

Beberapa ompreng yang masih terjamin higenis tetap disalurkan kepada murid di SDN 031 Tumpiling.

Sementara di SDN 060 Mampie, penyaluran menu MBG langsung ditarik dan tidak jadi disalurkan ke penerima manfaat.

"Ternyata di SDN 060 Mampie juga ditemukan adanya menu dalam ompreng sudah berubah aromanya, jadi kita tidak salurkan," ungkapnya.

Fadil menyebut hanya ada beberapa ompreng MBG di SDN 060 Mampie yang sudah berubah aromanya.

Namun karena kesepakatan dengan pihak sekolah, sehingga seluruh ompreng tidak jadi dibagikan kepada penerima manfaat.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved