Menu MBG Berulat
Menu MBG Berulat di Polman, SPPG Banua Baru Kena Sanksi SP1
Firman menyebut, berdasarkan keterangan kepala SPPG Banua Baru, ulat diduga berasal dari tomat dalam menu.
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Tangkapan-layar-saat-murid-SDN-003-Lampa-temukan-ulat-di-MBG.jpg)
Ringkasan Berita:
- SPPG Banua Baru mendapat sanksi SP1 usai temuan ulat di menu MBG.
- Ulat diduga berasal dari tomat dan hanya ditemukan di satu porsi makanan.
- Pihak SPPG telah klarifikasi dan meminta maaf kepada sekolah.
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banua Baru, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), mendapat sanksi Surat Peringatan (SP) 1, Rabu (15/4/2026).
Sanksi diberikan setelah adanya temuan ulat pada menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 003 Lampa.
Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Polman, Firman Jaelani, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti laporan tersebut.
Baca juga: Lirik Lagu Mandar Terbaru Passoso Alaweu
Baca juga: Murid SDN 003 Lampa Polman Temukan Ulat di Menu Ayam MBG
Firman menyebut, berdasarkan keterangan kepala SPPG Banua Baru, ulat diduga berasal dari tomat dalam menu.
“Jadi bukan di ayam, tetapi di tomatnya. Menu yang terdampak hanya satu porsi atau ompreng,” kata Firman kepada wartawan.
SPPG Klarifikasi dan Minta Maaf ke Sekolah
Firman menambahkan, pihak SPPG dan sekolah telah bertemu untuk melakukan klarifikasi.
Meski demikian, SPPG Banua Baru tetap diberikan sanksi teguran berupa SP1.
“Kami beri peringatan SP1 agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.
Sebelumnya, seorang murid menemukan ulat hidup saat hendak menyantap menu MBG.
Dalam video yang beredar, terlihat ulat kecil bergerak di balik kulit ayam goreng.
Menu tersebut dibagikan kepada seluruh siswa dalam wadah ompreng.
Peristiwa ini terjadi pada Senin (13/4/2026).
Sejumlah murid sempat panik, terlebih beberapa di antaranya sudah menyantap makanan tersebut.
“Awalnya terlihat di saus tomat, setelah dicek ternyata ada juga di daging ayam,” ujar seorang guru yang enggan disebutkan namanya.